PPKM Darurat Tak Optimal, Luhut Binsar Minta Maaf Kepada Masyarakat

0

PPKM Darurat Tak Optimal, Luhut Binsar Minta Maaf Kepada MasyarakatGaekon.com – Koordinator PPKM Jawa dan Bali, Luhut Binsar Pandjaitan meminta maaf kepada masyarakat atas pelaksanaan PPKM Darurat yang dinilai kurang optimal.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Detik, pelaksanaan PPKM Darurat yang telah berjalan dua pekan dinilai belum berjalan optimal.

“Sebagai Koordinator PPKM Jawa dan Bali, dari lubuk hati yang paling dalam, saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia jika dalam penanganan PPKM Jawa dan Bali ini masih belum optimal,” kata Luhut.

Luhut mengatakan bahwa pemerintah bakal melanjutkan kerjanya untuk menanggulangi Covid-19, khususnya penularan virus Corona varian Delta.

“Saya bersama jajaran dan menteri/kepala lembaga terkait akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa penyebaran varian Delta ini bisa diturunkan,” tambahnya.

Menurut Luhut, varian Delta tujuh kali lebih menular ketimbang varian-varian virus Corona lainnya. Pengendalian penularannya dilakukan lewat pembatasan sosial.

Dalam tiga hari belakangan ini, mobilitas an aktivitas warga sudah menurun. Meski demikian, untuk memastikan apakah penurunan ini meyakinkan, perlu waktu 14 hingga 21 hari lagi.

“Hasil penelitian berbagai institusi dibutuhkan waktu kurang-lebih 14 sampai 21 hari untuk kemudian penambahan kasus ini bisa flattening, rata, dan menurun,” kata Luhut.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan PPKM Darurat Jawa dan Bali mulai 3-20 Juli 2021. Aturan tersebut untuk menekan kasus baru Corona yang terus mengalami kenaikan.

Kemudian pada 12 Juli 2021, pemerintah memperluas daerah, Ada 15 kabupaten/kota di Pulau Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, dan juga Papua yang juga harus menerapkan PPKM Darurat.

D For GAEKON