Meski PPKM Darurat, Penjualan Tusuk Sate Di Hari Raya Idul Adha Lumayan Tinggi

0

Meski PPKM Darurat, Penjualan Tusuk Sate Di Hari Raya Idul Adha Lumayan TinggiGaekon.com – Perayaan Hari Raya Idul Adha tahun ini menjadi berkah tersendiri bagi penjual tusuk sate. Salah satu pedagang tusuk sate di Garut, Agus mengaku penjualan tahun ini lumayan tinggi.

Agus berjualan di blok Y Pasar Induk Ciawitali, Garut, Jawa Barat. Ia mengaku penjualan tusuk sate saat Idul Adha lumayan tinggi.

“Untuk lebaran hari ini saya sudah menjual sekitar 120 pcs tusuk sate ukuran seperempat kilogram,” ujar Agus.

Meski Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 tengah berlangsung, namun kebutuhan masyarakat terhadap tusuk sate saat Idul Adha tetap tinggi.

“Kalau membuat sendiri kan tanggung dan sulit, jadi mendingan membeli saja, lagian harganya juga terjangkau,” katanya.

Agus menyatakan, dibanding hari biasa, kebutuhan tusuk sate memang terbilang jomplang. Sehingga masuknya Idul Adha merupakan kabar baik untuk meningkatkan penjualan.

“Biasanya menjelang Idul Adha kami selalu menyimpan cadangan cukup banyak, sebab kebutuhan terbilang tinggi,” ujarnya.

Penjualan Tusuk Sate Idul Adha Ini Lebih Sepi Dibanding Sebelum Covid

Agus mengaku, kebutuhan tusuk sate di hari biasa memang terbilang minim. Pasalnya, acara hajatan dan pesta masih dilarang selama PPKM. Jika dibanding dengan momen Idul Adha sebelum pandemi Covid-19 berlangsung, Agus mengakui penjualan tahun ini memang terbilang sepi.

“Jauh sekali (turun) dulu bisa sampai ratusan pcs habis tiap hari selama Iduladha dan tasrik,” katanya.

Namun Agus tetap bersyukur pembeli tusuk sate tahun ini masih ada di tengah pelemahan ekonomi termasuk pemberlakuan PPKM Darurat Covid-19.

Tradisi nyate atau memotong daging dalam ukuran kecil kemudian membakar hingga matang tersebut, tetap lestari hingga kini.

D For GAEKON