Kesal Mendengar Keluhan Istrinya Sakit Maag, Pria Ini Jerat Leher Sang Istri Hingga Meninggal

0

Kesal Mendengar Keluhan Istrinya Sakit Maag, Pria Ini Jerat Leher Sang Istri Hingga MeninggalGaekon.com – Fakta kematian seorang wanita warga Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah akhirnya terungkap. Bukan karena gantung diri, wanita bernama Misnawati ini dibunuh suaminya, Mulyadi.

Melansir dari Kumparan, Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Wendi Sulistiono menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Awalnya, pada Senin (17/1) Misnawati membangunkan suaminya untuk pergi melaut. Ia kemudian mengeluhkan sakit maag kronisnya kambuh. Misnawati mengeluh kesakitan kepada suaminya. Karena tak kuat menahan sakit, Misnawati mengatakan bahwa lebih baik mati daripada sakit.

“Sekitar pukul 4.30 WIB Misnawati membangunkan Mulyadi, menanyakan akan melaut atau tidak. Selepas itu sakitnya kambuh dan sempat mengucapkan lebih baik mati daripada sakit,” ujar Wendi.

Kesal mendengar keluhan istrinya, Mulyadi kemudian menarik dan menjerat leher istrinya dengan tali.

“Kemudian korban ditarik dan dijerat lehernya dengan tali hingga meninggal dunia,” tambahnya.

Kepada polisi, Mulyadi mengaku kesal karena istrinya sering mengeluh sakit maag dan mengatakan lebih baik mati dari pada sakit.

Selepas melakukan aksinya, Mulyadi meninggalkan Misnawati di dalam kamar. Ia sempat mengasuh anaknya dan minum kopi. Baru setelah itu, ia mengatur skenario.

“Mulyadi mengunci kamar dan membuat seolah olah istrinya mengunci dirinya sendiri. Kemudian mencoba mengetuk pintu beberapa kali hingga masuk melewati ventilasi kamar,” ujar Wendi.

Mulyadi melepaskan tali di leher istrinya, kemudian membawanya keluar. Dan di luar, ia bilang kepada ibunya, istrinya meninggal karena gantung diri. Tak berhenti di situ, ia menginformasikan kepada pihak keluarga istrinya, bahwa sang istri meninggal karena sakit.

Bekas Jeratan Di Leher Yang Membuat Keluarga Curiga

“Pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan pihak keluarga yang melihat kondisi jenazah korban saat berada di rumah orang tuanya di Desa Pinang Dalam, Kabupaten Kubu Raya. Saat akan dimandikan terlihat bekas jeratan tali di lehernya,” kata Wendi.

Setelah dilakukan penyelidikan dan otopsi terhadap jenazah korban, kesimpulannya luka jeratan pada leher itulah yang menyebabkan kematian.

“Dan luka ini atas perbuatan orang lain, bukan dirinya sendiri,” jelas Wendi.

Satuan Reskrim Polres Mempawah kemudian langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP di kediamannya, di Desa Semudun, Kabupaten Mempawah.

Awalnya Mulyadi sempat menyangkal. Namun akhirnya mengakui juga perbuatan kejinya tersebut.

“Awalnya pelaku tidak mengakui perbuatannya. Namun setelah kita patahkan alibinya, akhirnya pelaku mengaku dia yang membunuh istrinya,” ungkap Wendi.

D For GAEKON