PS Store Trending Putra Siregar Berikan Klarifikasi Usai Ditangkap Bea Cukai

0

Gaekon.com – Kabar tentang penangkapan pengusaha sekaligus Youtuber asal Batam, Putra Siregar, yang merupakan pemilik dari toko ponsel PStore viral di berbagai media. Karena hebohnya kabar tersebut, bahkan di Twitter, PS Store masih masuk dalam deretan trending topic hingga tulisan ini dibuat.

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Jakarta menetapkan Putra Siregar sebagai tersangka oleh terkait tindak pidana peredaran barang-barang ilegal dan disangkakan pasal 103 huruf D Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan. Bahkan Putra Siregar terancam pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 8 (delapan) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp 100 juta dan paling banyak Rp 5 Miliar.

Terkait pemberitaan tersebut, akhirnya Putra Siregar buka suara melalui Akun Facebook Putra Siregar, di Group Facebook Putra Siregar Merakyat, yang disiarkan secara langsung, Selasa (28/7/2020) sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam klarifikasinya, ia menjelaskan bahwa kejadian penangkapan terhadap dirinya sebenarnya terjadi pada tahun 2017 lalu. Putra Siregar mengaku bahwa dirinya dijebak oleh salah seorang teman bisnisnya sendiri hingga akhirnya dirinya ditangkap oleh pihak petugas bea cukai. Dirinya menduga, dalam hal ini salah satu faktornya adalah perkara persaingan bisnis untuk menjatuhkan usahanya.

“Aku dijebak, aku disuruh beli barang, oleh kawan aku sendiri, orangnya aku kenal banget, tapi begitu aku sampai, ternyata dia datang bersama petugas bea dan cukai, aku dijebak,” ujar Putra dalam video langsung yang berdurasi 17 menit lewat 39 detik tersebut.

Saat itu Putra mengaku bahwa dirinya telah bertanggung jawab. Bahkan dirinya menitipkan uang tabungannya sebesar Rp500 juta.

“Aku bertanggung jawab, aku bayar kerugian negara itu, padahal jumlahnya hanya 63 juta, tapi aku kasih jaminan lebih, bahkan uang tabunganku 500 juta aku titipkan,” terangnya.

Karena banyak orang tidak suka melihat dirinya berhasil pengusaha sukses. Dalam hal ini Putra menduga hal tersebut merupakan persaingan usaha yang dijalaninya.

“Beginilah kondisi negara kita, negara kita tidak dalam kondisi baik-baik saja, aku akan buka-bukaan semuanya, tentang aku dijebak, agar semua bisa tahu, apa sebenarnya yang terjadi,” ungkap Putra.

Terkait fotonya yang dipajang di Instagram milik Bea Dan Cukai Kanwil Jakarta, Putra pun menyayangkan hal tersebut. Menurutnya tindakan Bea Dan Cukai Kanwil Jakarta tersebut mengarah ke pembunuhan karakter.

“Ini pembunuhan karakter, sedangkan pembunuh saja, tak ditampilkan fotonya, atau diblur wajahnya, saya yang hanya masalah pabean, foto saya ditampilkan jelas-jelas, ini pembunuhan karakter,” tegasnya.

Z For GAEKON