Pulau Jawa Terasa Dingin Saat Malam Hari, Ternyata Ini Penyebabnya!

0

Pulau Jawa Terasa Dingin Saat Malam Hari, Ternyata Ini Penyebabnya!Gaekon.com – Saat malam tiba, beberapa wilayah di Pulau Jawa belakangan ini terasa dingin. Hal ini tentu mengundang tanya, apalagi fenomena aphelion masih menjadi perbincangan banyak orang.

Pulau Jawa hingga NTT, saat ini menuju periode puncak musim kemarau. Periode ini ditandai pergerakan angin dari arah timur, yang berasal dari Benua Australia.

Menurut Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Herizal pada bulan Juli, wilayah Australia berada dalam periode musim dingin.

Adanya pola tekanan udara yang relatif tinggi di Australia menurut Herizal dapat menyebabkan pergerakan massa udara dari Australia menuju Indonesia atau dikenal dengan istilah Monsoon Dingin Australia.

“Angin monsun Australia yang bertiup menuju wilayah Indonesia melewati perairan Samudera Indonesia yang memiliki suhu permukaan laut juga relatif lebih dingin, sehingga mengakibatkan suhu di beberapa wilayah di Indonesia terutama bagian selatan khatulistiwa (Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara) terasa juga lebih dingin,” kata Herizal.

Berkurangnya Awan Dan Hujan Di Pulau Jawa Hingga Nusa Tenggara

Tak hanya itu, berkurangnya awan dan hujan di Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara turut berpengaruh ke suhu yang dingin di malam hari.

Pasalnya, tidak adanya uap air dan air menyebabkan energi radiasi yang dilepaskan oleh bumi pada malam hari tidak tersimpan di atmosfer.

Langit yang bersih awannya juga akan menyebabkan panas radiasi balik gelombang panjang ini langsung dilepas ke atmosfer luar. Sehingga membuat udara dekat permukaan terasa lebih dingin terutama pada malam hingga pagi hari.

Hal itulah yang membuat udara terasa lebih dingin terutama pada malam hari. Sementara itu mengenai aphelion yang berdampak pada suhu udara saat malam, menurut Herizal posisi matahari memang berada pada titik jarak terjauh dari bumi (aphelion). Namun kondisi tersebut tidak berpengaruh banyak pada fenomena atmosfer permukaan.

D For GAEKON