Puluhan Desa Masih Terendam Banjir Di Gresik

0

Hingga Rabu 8 Januari 2020 banjir terpantau belum surut di wilayah Kabupaten Gresik. Dari data BPBD Gresik, masih ada 20 desa di Kecamatan Cerme, Balongpanggang dan Benjeng yang masih dilanda banjir. Banjir disebabkan oleh meluapnya Kali Lamong.

Air luapan banjir maaih menggenangi jalan, lahan persawahan, rumah warga dan fasilitas publik. Kepala Pelaksana BPBD Gresik Tarso Sagito menerangkan air merupakan kiriman dari wilayah hilir.

Tarso mengungkapkan, pihaknya saat ini terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian banjir. “Kita terus melakukan pemantauan di sungai yang melintasi Gresik, hingga siang ini Kali Lamong siaga hijau, di Bengawan Solo dan Kali Surabaya terpantau normal,” katanya Selasa 7 Januari 2020

Pihaknya juga menerjunkan beragam kelengkapan evakuasi seperti perahu karet, pelampung dan lainnya. Dengan begitu, bila air naik kembali evakuasi bisa segera tanggap dilaksanakan. Petugas BPBD Gresik juga berkoordinasi dengan aparat TNI-Polri dalam menangani banjir di tiga kecamatan itu.

Dihubungi terpisah, Camat Cerme Suyono memberikan keterangan bahwa ada sekitar 10 desa di wilayahnya yang terdampak banjir susulan. “Ada 10 desa dilaporkan yang terdampak yakni Dadapkuning, Sukoanyar, Ngembung, Dungus, Iker-iker Geger, Morowudi, Dampaan, Lengkong, Guranganyar, Kandangan,” tuturnya.

K For GAEKON