Puluhan Nasabah Jadi Korban, Polisi Dan Pihak Bank BRI Akan Terus Selidiki Kasus Kehilangan Saldo Tiba-Tiba

0

Puluhan Nasabah Jadi Korban, Polisi Dan Pihak Bank BRI Akan Terus Selidiki Kasus Kehilangan Saldo Tiba-TibaGaekon.com – Sebanyak 30 lebih nasabah bank pelat merah telah menjadi korban kejahatan skimming atau duplikat kartu. Mereka mendatangi kantor cabang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Cianjur, Jawa Barat karena kehilangan saldo tiba-tiba.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Cianjur AKP Anton telah berkordinasi dengan pihak manajemen BRI untuk mengungkap kejadian tersebut.

“Informasi sementara jumlah nasabah yang menjadi korban ada 30 orang lebih. Kalau jumlah uang yang hilang masih dihitung,” terangnya.

Puluhan nasabah tersebut telah menjadi korban kejahatan skimming. Untuk membuktikan dugaan kasus tersebut perlu pendekatan secara elektronik.

“Saat ini kita terus kordinasi dengan pimpinan bank termasuk dengan ahli IT mereka. Di sini, kita sama-sama menginvestigasi apa yang terjadi sebenarnya,” tambahnya.

Pimpinan Cabang BRI Cianjur Yoni Ariyanto mengatakan, pihaknya tengah melakukan investigasi. Apabila hasil penyelidikan terbukti merupakan tindak kejahatan skimming, bank akan bertanggung jawab mengganti seluruh kerugian nasabah.

“Sesuai standar operasional BRI, penggantian akan diproses selambat-lambatnya 20 hari kerja,” jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah nasabah bank tersebut mengaku kehilangan saldo di rekeningnya, padahal mereka tidak melakukan transaksi, tetapi mendapatkan pemberitahuan lewat pesan singkat bahwa ada penarikan.

Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan pihaknya akan mengganti seluruh kerugian apabila nasabah terbukti menjadi korban peretasan kartu ATM atau kejahatan perbankan skimming.

D For GAEKON