Pusat Perbelanjaan Rusak, Warga Purwokerto Heboh Hujan Es

0

Pusat Perbelanjaan Rusak, Warga Purwokerto Heboh Hujan EsGaekon.com – Fenomena hujan es di Purwokerto yang terjadi kemarin Sabtu (10/4) memorak-porandakan Pasar Manis dan sebuah pusat perbelanjaan di Purwokerto.

Hujan es ini bersamaan dengan turunnya hujan deras disertai angin kencang. Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Hujan es ini turun di Desa Purwosari, Kecamatan Baturraden dan Kelurahan Bancarkembar, Kecamatan Purwokerto Utara.

Kordinator Tagana Banyumas, Ady Candra mengatakan bahwa gunungan sisi timur Pasar Manis lepas terempas angin kencang. Gunungan dari seng dan rangka baja ringan ini menimpa tiga kios pedagang.

“Tidak ada korban jiwa karena saat kejadian sudah tidak ada aktivitas di pasar,” terangnya.

Tak hanya itu, air hujan juga mengguyur para pengunjung. Dalam sebuah video yang beredar warga, tampak para pengunjung berlarian menghindari guyuran air.

Pohon peneduh di sebelah timur area parkir pusat perbelanjaan ini juga tumbang. Di Perumahan Karangpucung Indah, Purwokerto Selatan, luapan Sungai Bener merendam rumah warga. Warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi hingga air surut.

Di Desa Sawangan Wetan, Kecamatan Patikraja dua rumah warga tertimpa pohon jengkol. Rumah milik Rasunem dan Warto rusak pada bagian atap.

Evakuasi pohon sempat terhenti karena sudah malam. Kepala BPBD Banyumas, Titi Puji Astuti, mengatakan, cuaca ekstrem telah diprediksi BMKG.

“Ini persis seperti yang diprediksi BMKG,” kata Titik.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Rendi Krisnawan mengatakan, hujan es terjadi karena pembekuan butiran air dari awan cumulonimbus.

Awan cumulonimbus terbentuk dari proses penguapan permukaan air laut dan perairan lain. Uap air terangkat massa udara ke atmosfer bahkan stratosfer.

Uap air berubah menjadi butiran air pada proses pengembunan. Pada ketinggian tertentu, suhu udara mencapai di bawah nol derajat celcius. Suhu rendah membuat butiran air itu membeku menjadi butiran es.

Massa udara tak sanggup menahan butiran es sehingga butiran es itu jatuh. Butiran es ini yang kemudian menjadi hujan es.

D For GAEKON