PVMBG Himbau Masyarakat Sekitar Gunung Ili Lewotolok Agar Tidak Mendekat Radius 3 Km

0

PVMBG Himbau Masyarakat Sekitar Gunung Ili Lewotolok Agar Tidak Mendekat Radius 3 KmGaekon.com –  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak atau kawah Gunung Ili Lewotolok. Pasalnya, gunung tersebut tengah bergejolak.

Melansir dari Liputan6, Kepala Pos Pemantau Gunung Ili Lewotolok Stanis Ara Kian mengatakan bahwa himbauan tersebut sudah sering disampaikan.

“Imbauan ini sudah sering kami sampaikan tetapi kami ingin pertegas lagi sehingga tak ada aktivitas di lokasi itu,” kata Stanis.

Abu vulkanik hingga saat ini masih jatuh di beberapa sektor di sekeliling gunung Ili Lewotolok. Maka dari itu, masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Ili Lewotolok agar mewaspadai ancaman lahar terutama saat hujan.

“Masyarakat juga perlu waspada ancaman lahar dingin karena saat ini musim hujan,” tambahnya.

Stanis juga menambahkan, mengingat potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya, maka masyarakat yang berada di sekitar gunung agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut.

“Masker memang dibutuhkan saat adanya erupsi, karena itu diharapkan masyarakat bisa mempersiapkan maskernya jika ada erupsi lagi bisa digunakan,” terangnya.

Stanis mengatakan, masyarakat di sekitar kaki gunung, seperti Desa Jontona, diminta waspada terhadap potensi ancaman bahaya longsoran material lapuk yang dapat disertai oleh awan panas dari bagian tenggara puncak atau kawah dari Gunung Ili Lewotolok.

Stanis menghimbau seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di Pulau Lembata, tidak menyebarkan narasi bohong atau hoaks dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Ili Lewotolok yang tidak jelas sumbernya.

D For GAEKON