Rapi Ditanami Bibit Sawit, Kemhut Segel Lahan Bekas Karhutla

0
Rapi Ditanami Bibit Sawit, Kemhut Segel Lahan Bekas Karhutla
Sumber Foto: (Ilustrasi Gambar) Dok. Sawit Fest 2021/FOTO: Miftahurrohman/Lanskap

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyegel lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Lahan yang disegel itu rupanya sudah ditanami bibit pohon kelapa sawit usai terbakar. Raja Juli mengklaim, pemerintah akan melarang penggunaan lahan bekas karhutla tersebut.

Dia juga melarang seluruh pihak masuk dan beraktivitas di lahan tersebut. Sejalan dengan itu, Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat juga mengusut dugaan tindak pidana dari perkara ini.

“Sesuai dengan perintah Bapak Presiden. Ini banyak sekali yang nakal. Ini [di lokasi penyegelan] baru aja asapnya padam tetapi sudah mulai ditanam sawit ini,” ujar Raja Juli, dikutip dari bloombergtechnoz, Kamis (10/9/26).

Tak hanya itu, pemerintah juga turut menyita satu alat berat. Namun tidak dijelaskan apakah alat berat tersebut digunakan untuk proses pembukaan lahan dan penanaman sawit atau tidak.

Raja Juli mengatakan para pihak yang diduga terlibat melakukan pembakaran hutan dan lahan dengan sewenang-wenang. Kemudian, mereka mulai melakukan aktivitas penanaman sawit.

“Sudah kita tindak, sudah kita sita alat beratnya dan sedang diproses di Polda,” ujar dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto menjelaskan memang ada upaya kesengajaan dari berbagai pihak untuk membakar hutan dan lahan. Misalnya, BNPB menemukan pelaku pembakaran hutan di Jambi. Pelaku tersebut diduga mendapatkan arahan untuk membakar hutan dan lahan serta mendapatkan upah Rp500.000.

Tak hanya itu, BNPB juga mendeteksi bahwa area bekas kebakaran lahan telah dialihfungsikan menjadi area perkebunan dalam kurun waktu yang singkat. Lokasi di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan dan Kabupaten Ketapang.

“Kemudian di Kalimantan Barat terlihat di gambar lokasi yang baru saja kebakar, belum selesai kebakarannya di tempat lain, lokasi itu sudah berubah menjadi rencana penanaman pohon, pohon sawit,” ujar Suharyanto.

 

 

KA For GAEKON