Kasus Penangkapan Pengurus MUI, Ratusan Orang Di Solo Tuntut Pembubaran Densus 88

0

Kasus Penangkapan Pengurus MUI, Ratusan Orang Di Solo Tuntut Pembubaran Densus 88Gaekon.com – Ratusan orang menuntut pembubaran Detasemen Khusus 88 Antiteror. Mereka menggelar aksi demo di Bundaran Gladak, Kota Solo Jum’at (19/11). Aksi tersebut menuntut agar keberadaan Densus 88 Antiteror segera dievaluasi.

Melansir dari Kumparan, Massa yang mengatasnamakan Aksi Bela Ulama tersebut merespons penangkapan beberapa ustaz termasuk salah satunya pengurus Majelis Ulama Indonesia.

Koordinator aksi, Abdul Hamid mengatakan bahwa aksi tersebut juga menuntut agar keberadaan Densus 88 Antiteror segera dievaluasi.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar tindakan yang diambil oleh detasemen tidak terkesan mengkriminalisasi kelompok tertentu.

Abdul Hamid mengatakan semua pihak harus memberikan penghormatan bagi ulama.

“Menghormati, memuliakan semua pendapat, maupun fatwa (ulama) menuju Indonesia yang adil, makmur, dan bertakwa,” katanya di sela-sela aksi.

Dalam aksi tersebut mereka membawa beberapa tuntutan yang tertulis dalam sejumlah poster seperti bebaskan ulama, bubarkan Densus 88 dan mengajak masyarakat berdoa untuk ulama.

Aksi tersebut dijaga oleh petugas Polresta Solo yang berkali-kali mengingatkan agar peserta aksi menjaga protokol kesehatan.

Sebelumnya, Densus 88 menangkap Ustaz Farid Okbah, Anung Al-Hamat hingga Ahmad Zain An-Najah di Bekasi, Selasa (16/11).

Mereka ditangkap terkait tindak pidana terorisme. Menurut informasi, mereka tergabung dalam kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

D For GAEKON