Jalani Rekonstruksi Kasus Pelecehan Dosen Unri, Korban Nangis Karena Trauma

0

Jalani Rekonstruksi Kasus Pelecehan Dosen Unri, Korban Nangis Karena TraumaGaekon.com – Korban kasus pelecehan seksual Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Riau berinisial L menangis karena trauma atas kejadian saat bimbingan skripsi itu.

Melansir dari Liputan6, Penyidik Polda Riau merekonstruksi kasus pelecehan seksual mahasiswi. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Riau, SH yang menjadi tersangka dalam kasus ini.

Korban Dan Pelaku Pelecehan Tidak Dipertemukan

SH menjalani 36 adegan. Saat rekonstruksi, pelaku dan korban tidak dipertemukan. Meski demikian, korban sempat menangis karena trauma atas kejadian saat bimbingan skripsi itu. Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum korban, Rian dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru.

“Korban sempat menangis,” terangnya.

Rekonstruksi itu dilakukan pada Selasa (23/11) dari siang hingga petang di ruang Dekan Fisipol Universitas Riau yang saat itu menjadi dosen bimbingan skripsi korban.

Di beberapa bagian rekonstruksi, ada adegan yang berat dijalani korban. Pasalnya adegan itu mengingatkan korban kepada kejadian yang dialaminya pada akhir Oktober lalu.

Rian mengatakan korban masih bisa menjalankan adegan yang tidak ada sentuhan fisik. Tapi memasuki adegan, seperti ada terlontar kalimat “I love you” dari pelaku hingga sempat dicium tersangka, korban berat menjalankan.

Rian menceritakan, korban sempat bingung saat diberi tahu adanya rencana rekonstruksi. Pasalnya sebelum itu, korban pernah menjalani rekonstruksi juga di ruangan yang sama.

Rian berusaha meyakinkan korban kalau rekonstruksi pertama merupakan pra karena kasusnya masih penyelidikan. Sementara rekonstruksi kali ini lebih lengkap karena sudah penyidikan dan ada tersangka.

Korban, kata Rian, juga sempat bertanya, apakah SH ikut dalam rekonstruksi. Korban menyatakan dia takut dan belum sanggup untuk bertemu.

Mengetahui tersangka juga ada di rekonstruksi, Rian meminta penyidik memisahkan dengan korban. Rian menyatakan keberatan kalau tersangka dan korban disatukan.

D For GAEKON