Relaksasi Pinjaman Disepakati G20, Negara Miskin Akhirnya Bisa Cicil Hutang Hingga 2021

0

Relaksasi Pinjaman Disepakati G20, Negara Miskin Akhirnya Bisa Cicil Hutang Hingga 2021Gaekon.com – Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, akhirnya disepakati relaksasi cicilan utang untuk sejumlah negara paling rentan terdampak pandemi Covid-19.

Jika perpanjangan masa cicilan utang diberikan dari awalnya sampai akhir tahun 2020, kemudian berubah hingga pertengahan tahun 2021. Relaksasi inilah yang disebut Debt Service Suspension Inisiative (DSSI).

Selain itu, Sri Mulyani juga menjelaskan, DSSI merupakan inisiatif untuk memberikan fasilitas relaksasi bagi pembayaran utang negara-negara miskin, yang saat ini dihadapkan pada kondisi ekonomi dan fiskalnya yang sangat sulit.

“Tujuannya agar negara yang berpendapatan rendah memiliki ruang fiskal yang cukup untuk bisa menangani Covid-19,” ujarnya dalam konferensi pers usai menghadiri KTT G20, dikutip Minggu (22/11/2020).

Dirinya juga mengatakan, pembahasan DSSI tersebut pun bahkan didukung oleh lembaga multilateral seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia.

Sri Mulyani juga menjelaskan, penundaan pembayaran utang tersebut telah disepakati bagi 46 dari 77 negara yang memenuhi syarat untuk ikut di dalam DSSI. Nilai utang yang sudah disepakati ditunda pembayaran mencapai 4,9 miliar dollar AS.

“Hal ini penting untuk mendukung negara-negara miskin, agar mereka memiliki ketahanan lebih untuk menangani Covid-19,” imbuh dia.

Kemudian, dalam pertemuan tersebut juga disepakati pula untuk perlakukan terhadap utang dapat disamakan antara negara-negara yang selama ini tergabung di dalam Klub Paris maupun yang di luar Klub Paris.

“Ini menjadi salah satu hal yang sangat penting. Pada pertemuan hari pertama ini tentu fokusnya adalah pada pemulihan ekonomi dan kondisi ekonomi global,” ucap dia.

Z For GAEKON