Resmi Berakhir, 4 Emak-Emak Pelempar Gudang Tembakau Di NTB Bebas

0

gudang tembakauGaekon.com – Empat emak-emak yang terseret kasus pelemparan gudang tembakau di Lombok Tengah, NTB akhirnya resmi dihentikan.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung, Fadil Zumhana telah menyetujui Surat Penghentian Penuntutan Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah No. 55/N.2.11/Eku.2/03/2021 tertanggal 8 Maret 2021.

Tim Penasihat Hukum terdakwa, Yan Mangandar mengapresiasi Kejari Lombok Tengah atas penghentian tuntutan perkara tersebut. Yan menjelaskan kepada kliennya bahwa sudah tak ada persoalan hukum tersebut.

Sebelum penandatanganan berita acara, mereka terlebih dahulu mendengar pemaparan Jampidum Kejaksaan Agung secara virtual.

Setelah itu seluruh pihak yang terlibat dalam perkara ini melakukan penandatanganan berita acara penghentian penuntutan di kepolisian maupun di penuntut umum Kejari Lombok Tengah.

Juru Bicara Kejati NTB, Dedi Irawan, mengatakan penghentian perkara itu dilaksanakan sesuai dengan penerapan restorative justice.

“Persetujuan dari Jampidum Kejagung RI itu sudah disampaikan via virtual pada Selasa (9/3) pagi ke hadapan korban dan para terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya di Desa Tratak, Lombok Tengah,” ujar Dedi.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Praya Kabupaten Lombok Tengah, NTB, menghentikan perkara terdakwa empat emak-emak yang melempari gudang tembakau/rokok di Desa Wajagesang, Kopang, karena polusi udara.

Majelis hakim menilai dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU) tidak lengkap dan eksepsi terdakwa diterima. Dengan adanya penghentian penuntutan dari Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, kasus ini resmi berakhir.

D For GAEKON