Risma Ajukan Cuti Tiap Pekan ke Gubernur Untuk Kampanye Pilwali Surabaya

0

Risma Ajukan Cuti Tiap Pekan ke Gubernur Untuk Kampanye Pilwali SurabayaGaekon.com – Kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengajukan cuti kampanye sejak, Selasa (13/10/2020). Pengajuan cuti kampanye Wali Kota yang akrab di sebut Bu Risma tersebut dilakukan tiap akhir pekan hingga Desember.

Diketahui Risma adalah juru kampanye Cawali Surabaya nomor 1 untuk partainya yakni PDIP. Adapun alasan dirinya mengambil cuti tidak lain hanya untuk menghadiri atau melaksanakan kegiatan kampanye Eri Cahyadi dan Armudji di Pilkada Surabaya 2020.

“Aku izin cuti kampanye tanggal 17 sama 18, sampai nanti masa tenang,” kata Risma kepada awak media pada saat peresmian Pasar Burung dan Pasar Akik di Kupang Gunung Timur, Rabu (21/10/2020).

Risma Ajukan Cuti Tiap Pekan ke Gubernur Untuk Kampanye Pilwali SurabayaSelain itu, Ketua DPP Bidang Kebudayaan PDIP ini mengajukan cuti di tiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu. Cuti kampanye yang diajukan olehnya selama satu hari saat hari kerja di bulan November.

“Per Sabtu Minggu, tapi ada tanggal tertentu kalau nggak salah 10 November,” ujarnya.

Kemudian, Risma mulai resmi cuti kampanye mulai bulan Oktober. Selama masa kampanye, Risma nantinya tidak akan menggunakan kendaraan hingga supir dinas.

“Endak, aku tiap Sabtu dan Minggu izin cuti. Aku hari ini juga izin, makanya aku pakai mobilku sendiri plat ireng (hitam) nggak pakai supir dinas,” tandasnya.

Sementara itu menurut Plt Bakesbangpol Surabaya Irvan Widyanto mengaku Risma mulai cuti pertengahan bulan ini hingga awal Desember. Dirinya juga membeberkan jadwal cuti Risma yang telah disetujui oleh Khofifah.

“Cuti mulai tanggal 17 dan 18 Oktober disampaikan secara rinci tanggalnya. 17, 18, 19, 25, 28, 29, 31 Oktober dan 1, 10, 14, 15, 21, 22, 28, 29 November dan 5 Desember,” kata Irvan kepada wartawan.

Cuti kampanye ini berdasarkan surat tugas dari PDIP bahwa Risma sebagai juru kampanye. Sedangkan Gubernur Jawa Timur Khofifah pun langsung menjawab surat pengajuan cuti kampanye Risma pada Kamis (15/10/2020).

“Di situ dijelaskan berdasarkan PP No. 32 tahun 2018 dan surat edaran Mendagri 21 Januari 2020 disampaikan, kalau hari libur itu tidak perlu untuk mengajukan izin cuti kampanye. Sedangkan hari kerja, maka diizinkan dalam satu minggu satu hari kerja,” jelasnya.

Itu artinya, selama akhir pekan Risma bisa berkampanye tanpa mengajukan izin. Kemudian untuk hari biasa, Wali Kota Risma daoat mengajukan hanya satu hari, yakni pada 10 November untuk cuti kampanye.

“Sudah dijawab dan secara prosedur sudah diikuti oleh ibu wali kota,” ujarnya.

“Sabtu dan Minggu itu termasuk hari libur kalau di kalender provinsi. Cuti untuk hari biasa tanggal 10 November dan sudah turun dan Bu Gubernur sudah memberikan izin khusus tanggal 10 November,” pungkasnya.

Z For GAEKON