Sabu di Jatim: Pabrik Sabu di Taman Dayu Pasuruan Digrebek, BNNP Musnahkan Sabu Malaysia

1
Sabu di Jatim: Pabrik Sabu di Taman Dayu Pasuruan Digrebek, BNNP Musnahkan Sabu Malaysia

Pasuruan – Pihak berwajib menggerebek sebuah rumah Hunian Alam Sejahtera No 45, Taman Dayu, Desa Ketan Ireng, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, yang teryata merupakan pabrik sabu. Sejauh ini, polisi telah mengamankan 6 orang yang diduga terkait industri sabu tersebut diamankan.

“Jumat kita rilis,” kata Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan AKP Sugeng Prayitno, saat dikonfirmasi oleh GAEKON, Kamis (13/2). Informasi yang dihimpun oleh GAEKON, penggerebekan rumah yang dihuni warga asal Surabaya itu dilakukan Senin (10/2) sekitar pukul 05.00 WIB.

Sebelum melakukan penggerebekan, polisi telah terlebih dulu mengamankan sejumlah orang yang diduga terkait dengan industri sabu, pada malam hingga dini hari. Mereka terdiri dari kurir, pengedar hingga penyedia bahan baku dan peralatan.

Dari mereka yang diamankan yakni warga Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan yang diduga sebagai pengedar dan warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan yang diduga berperan sebagai penyedia bahan dan alat pembuatan sabu.

Ada total 6 orang yang diduga terlibat dalam jaringan pabrik sabu tersebut telah diamankan. Masing-masing ada berlatar belakang oknum LSM, wartawan, mantan pemain bola dan orang umum.

Sejauh ini, belum diketahui pasti berapa banyak barang bukti yang disita dalam penggerebekan tersebut. Polisi memilih tak memberikan banyak keterangan terkait penggerebekan dengan alasan masih dalam pengembangan. “Data lengkapnya saat rilis ya,” pungkas Sugeng.

Sementara itu, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim) melakukan pemusnahan atas barang sitaan narkotika jenis sabu sebanyak 8.150 gram dari Malaysia. Menggunakan alat mesin incenerator, sabu-sabu dimusnahkan di halaman kantor BNNP Jatim.

Meski dalam keadaan hujan deras, Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Bambang Priyambada tetap melakukan pemusnahan barang haram itu. “8.150 Gram yang diamankan ini setelah dicek laboratorium forensik, ternyata memang positif metamfetamina (sabu). Hari ini, kami musnahkan barang bukti sabu ini yang sedianya akan disebarkan di wilayah Pamekasan, Madura,” kata Brigjen Pol Bambang di Kantor BNNP Jatim kepada GAEKON, Selasa (11/2).

Dari tiga tersangka yang diamankan, dua tersangka perempuan kakak beradik itu membawa sabu dari Malaysia menuju Batam. Setibanya di Batam, dua tersangka ZA dan IP mulanya berencana menggunakan kapal untuk menuju Surabaya. Namun batal karena adanya pemeriksaan x-ray di Pelabuhan Batam.

“Maka dia balik kanan naik bis dari Batam ke Jakarta. Setelah dari Jakarta naik kereta api dan kita tangkap di Hotel Jemursari Surabaya (Hotel Ibis Styles) pada 28 Desember 2019 pukul 10.00 WIB,” jelasnya.

Petugas BNNP Jatim langsung mengamankan ZA dan IP di hotel kamar 910. Selang enam jam dari pengamanan ZA dan IP, tersangka ME asal Pamekasan, Madura yang hendak mengambil paket sabu tersebut diamankan saat mengambil jenis sabu dari kamar nomor 910 dalam perjalanan turun lift menuju ke kamarnya nomor 608.

Kini ZA, IP dan ME diamankan di kantor BNNP Jatim. Atas perbuatanya, ketiga tersangka terjerat Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca juga : Polda Jatim Bongkar Sindikat Narkoba Asal Malaysia, Suplai 30 Kg Sabu ke Surabaya dan Madura

W For GAEKON