Saipul Jamil Diizinkan Tampil Di Publik, KPI: Dia Bisa Tampil Untuk Kepentingan Edukasi

0

Saipul Jamil Diizinkan Tampil Di Publik, KPI: Dia Bisa Tampil Untuk Kepentingan EdukasiGaekon.com – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tidak melarang Saipul Jamil tampil di publik. Namun pihaknya membatasi, Saipul diperbolehkan tampil di publik dalam konteks edukasi.

Melansir dari Tempo, Ketua KPI, Agung Suprio mengatakan lembaganya mengaku tidak melarang Saipul Jamil tampil di publik. Menurutnya, Saipul bisa tampil di publik dalam konteks edukasi atau wawancara tentang kejahatan yang pernah ia lakukan. Sementara untuk konteks hiburan, Agung mengaku belum mengizinkan.

“Kita buat surat, kita mengecam glorifikasinya, enggak boleh. Yang kedua, dia bisa tampil untuk kepentingan edukasi, misal: dia hadir sebagai bahaya predator, kan bisa juga dia ditampilkan seperti itu. Kalau untuk hiburan belum bisa di surat yang kami kirim ke lembaga penyiaran,” ujar Agung.

Agung mengakui ada penggiat hak asasi manusia yang mengkritik keputusan KPI. Ia menegaskan, bahwa pihak KPI hanya membatasi dan bukan melarang.

“Kita singkirkan HAM sementara, toh dia boleh tampil dalam konteks edukasi. Ini kita enggak melarang, tapi membatasi, harus dipahami. Jadi enggak ada pelarangan, enggak boleh ke mana-mana, ini membatasi,” ujar Agung.

Agung memahami bahwa masyarakat membandingkan kasus ini dengan pelaku kejahatan lain seperti narkoba dan asusila yang masih bisa tampil di hadapan publik. Dalam mengambil keputusan, KPI mengambil referensi dari kasus yang pernah terjadi di luar negeri untuk kasus kejahatan seksual.

“Lihat referensi dari luar negeri, dibatasi, bahkan pelaku kejahatan seksual dipasangi pelacak, karena perilaku seperti ini bisa muncul kembali,” terang Agung.

Agung juga mengatakan jika stasiun televisi menjadi permisif dalam kasus Saipul Jamil, ia mengkhawatirkan anggapan penonton. Agung mengkhawatirkan kondisi korbannya, ketika melihat Saipul tampil di publik tanpa beban.

“Apakah dia layak diglorifikasikan? Enggak layaklah, kalau gue bukan anggota KPI, gue muntah, gue enggak suka tayangan itu,” ujarnya.

Dalam kasus ini, menurut Agung, harusnya Saipul Jamil meminta maaf kepada korbannya. Ia merujuk kepada berita yang memuat pernyataan Saipul yang memaafkan korban.

“Gue lihat beritanya di running text, dia bilang gini, ‘saya maafkan.’ Gila enggak nih, dia bilang begitu,” katanya.

D For GAEKON