Sakit Hati Diputus Cintanya, Pemuda Di Tangerang Bakar Rumah Mantan Kekasih

0

Sakit Hati Diputus Cintanya, Pemuda Di Tangerang Bakar Rumah Mantan KekasihGaekon.com – Sakit hati memang bisa membutakan segalanya. Pasalnya emosi seketika tak bisa dikendalikan. Seperti pria yang satu ini, karena tak terima diputus cintanya, ia membakar rumah mantan kekasihnya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Pria berinisial AM ini membakar rumah mantan kekasihnya yang berada di curug, Kabupaten Tangerang. Karena disulut cemburu dan tidak terima, AM membakar rumah mantannya itu pada Selasa (9/3) dini hari.

Kapolsek Curug AKP Agung Nugroho membenarkan kejadian ini. Pihaknya mengatakan bahwa saat ini tersangka sudah ditangani.

“Iya peristiwa (pembakaran rumah), Alhamdulillah sudah kita tangani dan tersangkanya sudah kita amankan. Sudah dalam proses penyelidikan,” kata Agung saat dihubungi, Rabu (10/3).

Kejadian ini bermula dari pelaku yang melintas di depan rumah korban. Secara diam-diam pelaku tiba-tiba melempar bahan bakar yang ia bawa dalam kantong plastik.

Aksinya itu terekam kamera CCTV. Dalam video yang diunggah di akun Instagram @abouttng memperlihatkan pelaku yang sedang berdiri di depan rumah korban. Setelahnya, pelaku tampak melemparkan sesuatu ke dalam rumah dan api pun langsung menyala.

Menurut keterangan Agung, pelaku nekat melakukan aksinya lantaran sakit hati setelah putus dari kekasihnya. Rumah yang dibakar tersebut, diketahui merupakan kediaman dari orang tua kekasih pelaku.

“(Motifnya) pelaku sakit hati karena cintanya, cemburu,” ucap Agung.

Atas perbuatannya, pelaku AM terancam dikenakan Pasal 187 KUHP tentang pelaku pembakaran dengan ancaman 15 tahun penjara.

Agung mengatakan pelaku berhasil ditangkap hari Selasa (9/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelum ditangkap, pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di sebuah rumah di daerah Curug.

Saat ini lokasi kejadian telah dipasang garis polisi. Sejumlah barang bukti juga turut diamankan, antara lain plastik berisi bahan bakar, kayu yang hangus karena terbakar, dan sebagainya.

Sejauh ini, kata Agung, tak ada indikasi bahwa pelaku memiliki gangguan kejiwaan. Menurut Agung, aksi pelaku itu murni dilatarbelakangi karena sakit hati.

“Sementara infonya ini, hanya ya enggak ada dia gangguan kejiwaan tidak ada,” ujarnya.

D For GAEKON