Sang Anak Alami Gangguan Jiwa, Ayah Pria Penghina Gus Miftah Bacakan Permohonan Maafnya

0

Sang Anak Alami Gangguan Jiwa, Ayah Pria Penghina Gus Miftah Bacakan Permohonan MaafnyaGaekon.com – Warga asal Desa Ngrambingan, Kecamatan Panggul Trengalek, Harmoko yang sempat menghina Gus Miftah dengan kata-kata kasar kini menyampaikan permohonan maafnya.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Detik, dengan diwakili ayah kandung Harmoko, Slamet, permintaan maaf itu secara tertulis disampaikan dengan dibacakan langsung dan melalui video.

Sang ayah menyampaikan permintaan maaf atas penghinaan dan ujaran kebencian yang dilakukan anaknya kepada Gus Miftah. Atas permohonannya itu Harmoko akhirnya dipulangkan oleh polisi.

Isi permohonan maaf Keluarga Harmoko:

Sehubungan dengan ini, maka saya selaku orang tua kandung dari saudara Harmoko:

Satu, saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Gus Miftah atas perbuatan anak saya saudara Harmoko tersebut

Dua, bahwa anak saya saudara Harmoko tersebut sejak dua tahun belakangan memang sudah mengalami gangguan jiwa mental. Yang menurut kami di luar nalar akal manusia biasa.

Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada unsur paksaan dari siapapun.

Sebelumnya, Harmoko diamankan polisi lantaran telah melakukan penghinaan atau ujaran kebencian terhadap dai Gus Miftah.

Harmoko menghina dengan kata-kata kasar. Video hinaannya itu diungkapkan melalui instagram story akun Instagram @mokooku.

“Miftah gendeng, Ali Gondrong sak kanca-kancane kuwi jahulak. Matamu opo podo ra nyawang kiai kuwi piye? (Miftah gila, Ali Gondrong dan teman-temannya itu jahulak. Matamu apa tidak melihat kiai itu bagaimana )” ungkapnya dalam video.

“Kowe ojo dakwah, kowe as* udu kiai, Tak piles ndasmu lek ora leren’ (Kamu jangan dakwah, kamu anj*ng, bukan kiai, ku injak kepalamu kalau tidak berhenti),” tulis Harmoko.

Menanggapi kasus ini, Gus Miftah merespon dengan baik. Pihaknya dengan besar hati memaafkan perbuatan Harmoko.

“Saya maafkan bukan hanya karena pertimbangan gila. Saya lebih melihat kepada bapak ibunya, yang akhirnya harus repot dan menjadi malu gara-gara ulah anaknya,” tulis Gus Miftah melalui akun Instagramnya @gusmiftah.

D For GAEKON