Sekali Lancung, Seumur Hidup Orang Tak Akan Percaya (Gerindra)

0
Sekali Lancung, Seumur Hidup Orang Tak Akan Percaya (Gerindra)

Pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta memang telah berakhir. Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menjadi wagub terpilih berdasarkan hasil voting yang digelar DPRD DKI pada Senin (6/4).

Meski sudah berakhir, namun ada cerita pilu dibalik pemilihan wagub DKI yang bakal membekas di hati PKS selamanya. Pasalnya, sedari awal Sandiaga Uno menanggalkan jabatan tersebut untuk ikut Pilpres 2019, PKS merupakan partai yang dijanjikan akan mengambil alih kursi.

Bahkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo telah dengan tegas menyatakan bahwa jatah wagub adalah milik PKS. Pasangan Anies-Sandi diusung koalisi Gerindra dan PKS pada Pilkada DKI 2017. Dan pada Pilpres 2019, PKS mengusung pasangan Prabowo-Sandi yang notabena sama-sama dari Gerindra.

Tapi yang terjadi malah bertolak belakang 180 derajad. PKS sempat mengajukan dua nama sebagai calon yaitu Achmad Syaiku dan Agung Yulianto. Tapi pengajuan itu seolah diabaikan oleh DPRD DKI, termasuk Gerindra sebagai koalisi.

Hingga pada akhirnya, dengan alasan deadlock, pengajuan nama kembali diulang. Kali ini, Gerindra menyumbang satu nama dan PKS juga satu nama. Gerindra mengajukan A. Riza Patria dan PKS memunculkan nama Nurmansjah Lubis.

Kini Riza Patria telah resmi terpilih sebagai pendamping Anies Baswedan. Sementara PKS hanya bisa gigit jari dan meratapi nasib.

Ketua DPP PKS Tifatul Sembiring pun bereaksi. Dia mengeluarkan komentar keras di akun Twitter pribadinya saat menanggapi sebuah berita mengenai kemenangan Riza Patria. “Memang kalau dari awal udah nggak niat, susah,” sindirnya, Selasa (7/4).

Seolah melemparkan sumpah serapah, mantan Menkominfo ini menegaskan bahwa siapa yang sekali menipu, maka publik tidak akan percaya untuk selamanya. “Sekali lancung (menipu) ke ujian, seumur hidup orang tak kan percaya,” tutupnya tanpa spesifik menyebut siapa yang dimaksud.

Melihat akhir drama ini, warganet tidak sedikit yang menghujat Gerindra dan membela PKS.

“Bung @sandiuno benarkah anda dan @Gerindra berkhinat ke PKS? PKS mitra terbaik dan paling setia kenapa posisi wagub masih disikat juga?” kata pemilik akun @ahsantany.

“Janji tinggal janji, PKS dikadalin sama Gerindra, saat butuh dukungan kita saja mereka berkata manis, makanya berpolitik harus cerdas dan jelas, bukan abu-abu,” timpal pemilik akun @akhlish.

Belajar dari kejadian ini, pemilik akun @js_hasan menyebut ini adalah seleksi alam, ketahuan mana yang benar-benar bisa dipegang komitmennya. “Semua partai sudah ketahuan belangnya. Tinggal PKS emang yang paling kuat komitmennya,” sebutnya.

Adapun Harfin Nurulhaq pemilik akun @Kangharfin mengusulkan, agar Gerindra dan PKS sebaiknya melakukan physical distancing atau pembatasan fisik. “Memang baiknya PKS dan Gerindra melakukan physical distancing dulu,” imbuhnya.

W For GAEKON