Sekjen PBB: Pertikaian Gaza Dan Israel Kali Ini Sangat Mengerikan

0

Sekjen PBB: Pertikaian Gaza Dan Israel Kali Ini Sangat MengerikanGaekon.com – Selama bertahun-tahun, pertikaian Gaza dan Israel kali ini dinilai sangat mengerikan. Pasalnya, kekerasan kali ini melipat-gandakan kematian, penghancuran, dan keputusasaan, bahkan jauh dari kata perdamaian.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Suara.com, Sekjen PBB Antonio Guterres membenarkan hal itu. Ia mengatakan bahwa PBB secara aktif sedang menghubungi semua pihak guna mencapai gencatan senjata segera.

“Kami bertemu hari ini di tengah-tengah eskalasi paling serius di Gaza dan Israel selama bertahun-tahun. Pertikaian kali ini sangat mengerikan. Kekerasan kali ini melipat-gandakan kematian, penghancuran, dan keputus-asaan, serta semakin menjauhkan harapan bagi koeksistensi dan perdamaian,” jelasnya.

PM Israel Benjamin Netanyahu melakukan rapat di Kementerian Pertahanan selagi serangan udaranya terhadap Gaza City telah meratakan tiga bangunan dan menewaskan sedikitnya 42 orang.

Serangan pada Minggu (16/5) itu menjadi paling mematikan sejak pertempuran pecah di antara pihak Israel dan organisasi militan Hamas hampir satu minggu yang lalu. Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, 16 perempuan dan sepuluh anak-anak tewas, dan 50 orang lainya cedera dalam serangan itu.

Di tengah kekisruhan ini Organisasi Kerja Sama Islam atau OKI yang beranggotakan 57 negara memulai sebuah pertemuan darurat pada Minggu (16/5).

Hal ini merupakan langkah pertama di kalangan negara-negara Timur Tengah yang masih terus bergelut untuk mencari jalan guna menanggapi konflik ini. Liga Arab dan OKI berpendapat bahwa Palestina harus diberi sebuah negara sendiri yang merdeka dan berdaulat.

Sekjen OKI, Yousef al-Othaimeen, mengatakan bahwa pihaknya mendukung perjuangan mereka bagi negara sendiri di dalam perbatasan dari 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Antonio Guterres mengatakan hal itu dalam sebuah pertemuan virtual pada Minggu (16/5). Pertemuan virtual ini dihadiri oleh pihak Palestina, wakil Israel, dan para menlu yang mewakili masyarakat internasional, serta pemimpin Liga Arab.

D For GAEKON