Semburan Gas Di Cirebon Mengandung Zat Berbahaya, Badan Geologi Himbau Warga Sekitar Agar Tak Lakukan Aktivitas

0

Semburan Gas Di Cirebon Mengandung Zat Berbahaya, Badan Geologi Himbau Warga Sekitar Agar Tak Lakukan AktivitasGaekon.com – Sumber semburan gas yang muncul di Desa Cipanas, Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat diduga berasal dari gas gunung api.

Hal ini diungkap oleh Kepala Pusat Survei Geologi pada Badan Geologi Hendra Gunawan. Berdasarkan hasil analisisnya menunjukkan bahwa gas yang terdapat di Desa Cipanas berasal dari gas gunung api.

Hendra mengatakan, peninjauan lapangan, pengukuran komposisi kimia gas hingga pengujian gas dengan api dilakukan pada 5-6 Juni 2021.

“Penentuan sumber semburan gas dilakukan dengan analisis komposisi gas yang terdiri dari karbondioksida, hidrogen sulfida, dan sulfur dioksida, serta analisis menunjukkan gas yang terdapat pada Desa Cipanas berasal dari gas gunung api,” ujar Hendra.

Dari kawah, yang disebut warga sebagai kawah Garuda Jaya itu, saat musim kering semburannya hanya berupa gas. Namun saat bercampur air, gas akan mengeluarkan lumpur seperti saat tim melakukan peninjauan ke lapangan.

Dari hasil pengukuran, ditemukan kadar gas karbondioksida yang sudah melebihi ambang batas, hal itu bisa menyebabkan rasa asam di mulut serta menyengat di hidung dan tenggorokan.

Tak hanya itu, kandungan gas hidrogen sulfida sebanyak 17,2 ppm bisa menyebabkan iritasi mata pada manusia. Kemudian gas sulfur dioksida yang lebih besar dari 20 ppm dapat menyebabkan iritasi mata dan batuk. Hal ini membuktikan bahwa gas di Desa Cipanas itu berbahaya.

“Berdasarkan parameter tersebut maka komposisi gas di Desa Cipanas berbahaya, hal ini diperkuat dengan ditemukannya beberapa hewan yang mati pada lokasi semburan gas,” tutur Hendra.

Hendra menghimbau agar warga tidak melakukan aktivitas di dalam garis batas yang telah dipasang oleh Satpol PP di lokasi rembesan.

Dari informasi yang diperoleh, kemunculan gas di Desa Cipanas sudah sangat lama, tetapi waktu kemunculannya tak bisa diketahui pasti. Kemunculan semburan lumpur itu merupakan ketiga kalinya di Desa Cipanas.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, juga telah meninjau lokasi semburan lumpur di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang.

D For GAEKON