Sempat Dibilang Hoax, PSBB Jakarta Diperpanjang, Juni Jadi Masa Transisi

0
Sempat Dibilang Hoax, PSBB Jakarta Diperpanjang, Juni Jadi Masa Transisi

Gaekon.com – PSBB DKI Jakarta mengakhiri penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Kamis (4/6), namun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan untuk memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Bulan Juni ini juga ditetapakan sebagai masa transisi.

“Maka kami di Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 DKI Jakarta kita memutuskan untuk menetapkan status PSBB diperpanjang dan menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi,” kata Anies, dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (4/6).

“Saat ini statusnya tidak berubah, tetap PSBB, tapi kita mulai melakukan transisi di bulan Juni, menuju apa? Menuju aman sehat produktif,” lanjutnya. Sebelumnya Pemprov DKI menyatakan rumor perpanjangan PSBB DKI yang sempat beredar duluan adalah hoax.

Mantan menteri pendidikan itu menjelaskan perpanjangan dilakukan salah satunya dikarenakan masih adanya wilayah yang memiliki angka kasus positif yang masih tinggi. Otomatis, sanksi PSBB masih tetap berlaku. “Dalam masa transisi sanksi pelanggaran pembatasan tetap berlaku dan akan ditegakkan,” ujarnya.

Dalam masa transisi ini, Anies berharap kegiatan sosial ekonomi sudah bisa dilakukan secara bertahap dan ada batasan yang bakal diterapkan. “Masa transisi dimulai besok sampai selesai. Tidak disebutkan sampai kapan,” kata Anies, seraya menegaskan keputusan selanjutnya akan menyesuaikan perkembangan.

Anies juga sedang merancang protokol aktivitas masyarakat dalam menjalani new normal atau tatanan kehidupan baru di tengah pandemi virus corona. Protokol ini nantinya bakal diterapkan usai pelaksanaan PSBB di Jakarta berakhir.

Ia pun menginginkan kesiapan semua fasilitas kesehatan di ibu kota menjelang persiapan new normal. Tak hanya itu, perlu dipersiapkan juga tenaga medis untuk menunjang kenormalan baru.

Sedang Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan DKI akan menerapkan pembatasan sosial berskala lokal untuk mengejar efektivitas PSBB di 62 RW yang masih berstatus merah karena penyebaran (Covid-19).

Riza berujar Pemprov DKI akan memperketat pembatasan gerak masyarakat di seluruh RW tersebut, salah satunya pemakaian surat bagi warga yang hendak keluar masuk.

Status PSBB DKI Jakarta pertama kali dimulai pada 10 April 2020 lalu. DKI Jakarta merupakan provinsi pertama yang menerapkan PSBB karena dianggap sebagai episentrum penyebaran virus corona.

DKI sendiri tercatat telah menerapkan tiga tahap PSBB. Tahap pertama PSBB berlaku selama dua pekan, yaitu 10-23 April 2020. Kemudian tahap kedua 23 April hingga 21 Mei 2020. Selanjutnya Anies memperpanjang PSBB tahap ketiga hingga 4 Juni.

W For GAEKON