Seorang Mahasiswa Di NTT Tega Cabuli Anak 1 Tahun

0

Seorang Mahasiswa Di NTT Tega Cabuli Anak 1 TahunGaekon.com – Seorang mahasiswa Perguruan Tinggi swasta di Kota Kupang, NTT, NDM (18) tega mencabuli seorang bayi perempuan yang baru berusia 1 tahun 3 bulan 15 hari.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung melalui Paur Humas Polres Kupang Aipda Randy Hidayat mengatakan bahwa tersangka merupakan mahasiswa aktif di salah satu Perguruan Tinggi swasta di Kota Kupang yang tinggal di di rumah orang tua korban.

Kejadian itu terjadi pada Jumat (19/6) sekitar pukul 19.00 wita di RT.011/RW.005, Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT.

Anggota piket Polsek Kupang Tengah yang saat itu sedang berjaga langsung menerima dan membuat laporan polisi. Karena korban masih balita, sehingga ibu kandung korban sebagai pelapor dalam laporan polisi tersebut.

Kejadian ini berawal ketika ibu korban sedang memasak di dapur dan tersangka menjaga korban sambil duduk memangku korban di atas bale – bale yang ada di depan teras rumah.

Saat menjaga korban, tersangka menonton video porno yang ada di dalam handphonenya. Ia kemudian merasa birahi /nafsu dan langsung membawa masuk korban ke dalam kamar tidurnya.

Korban dibaringkan di ujung tempat tidur, tersangka kemudian menurunkan celana pendeknya. Ia merapatkan dan mengangkat kedua kaki korban keatas menggunakan kedua tangannya. Saat kedua kaki korban sudah diangkat keatas, tersangka kemudian mengoles – oles ‘barangnya’ yang sudah dalam keadaan tegang di sela paha kiri dan kanan korban sambil menggoyangkan pinggulnya maju mundur secara berulang kali.

Ibu korban kemudian berjalan pergi ke depan rumah untuk mengecek korban dan tersangka namun ibu kandung korban tidak melihat korban dan tersangka di depan rumah. Ia kemudian masuk ke dalam kamar dan melihat tersangka sedang mencabuli korban.

Melihat kejadian itu, ibu kandung korban lalu berteriak dengan berkata “Adu N*** (red ; menyebut nama tersangka)” sambil berlari keluar.

Ia pergi ke kios saudara Mika Gabani yang biasa di panggil AMA dan memberitahukan kejadian tersebut. Saat ibu kandung korban berlari keluar dari dalam kamar tidurnya, tersangka pun langsung menaikan kembali celana pendeknya, lalu menggendong korban dan berjalan menuju ke kios milik Mika Gabani yang berada di depan rumah ibu kandung korban.

Tersangka kemudian meminta maaf kepada ibu kandung korban dan Mika Gabani dengan berkata “Saya minta maaf karena saya lakukan di luar alam kesadarannya saya”.

Setelah itu, warga sekitar mulai berdatangan dan bersama ibu kandung korban membawa tersangka ke Mapolsek Kupang Tengah.

D For GAEKON