Serupa Tapi Tak Sama, Burger King Indonesia Kenalkan ‘Plant Based Whooper’ Burger Berbahan Nabati

0

Serupa Tapi Tak Sama, Burger King Indonesia Kenalkan ‘Plant Based Whooper’ Burger Berbahan NabatiGaekon.com – Burger King Indonesia kenalkan menu baru. Menu yang satu ini cocok bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi daging.

Plant Based Whooper, Burger berbasis nabati ini akan hadir di 35 gerai Burger King Indonesia di Jabodetabek mulai, Jumat, 7 Mei 2021.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, peluncuran menu baru itu dilaksanakan secara virtual, pada Rabu, (5/5) lalu.

Menurut CEO Burger King Indonesia, Vaibhav Punj, menu terbaru itu atas keinginan pelanggan.

“Kami ingin memberikan pilihan bagi para konsumen dengan menu plant-based Whooper yang 100 persen dengan panggang api. Pelanggan menginginkan opsi menu berbasis nabati,” terangnya.

Sementara itu Head of Supply Chain & Innovation di Burger King, Natalia Purwati mengaku bahwa sebelum peluncuran plant-based Whopper, pihaknya bekerja sama dengan The Vegetarian Butcher selama beberapa waktu.

“Kami bekerja sama dengan The Vegetarian Butcher selama beberapa waktu sebelum kami meluncurkan plant-based Whopper. Hal itu untuk memastikan rasanya sesuai dengan rasa patty daging sapi panggang, yang merupakan rasa khas dari Whopper dan bahwa produk digunakan tepat untuk restoran kami,” jelasnya.

Plant Based Whopper ini tak menggunakan pewarna sintetis, melainkan berbahan alami 100 persen. Plant Based Whooper menggunakan patty dengan bahan utama kedelai yang diproses secara berkelanjutan. Selain itu, minyak sayur, dan rempah-rempah.

Patty berbahan dasar nabati ini akan diletakkan diantara roti dengan biji wijen panggang, tomat yang baru diiris, selada segar, krim mayones, saus tomat, acar renyah, dan irisan bawang bombay untuk menciptakan Plant-Based Whopper.

“Sekarang konsumen kami dapat memperoleh rasa patty daging panggang kami yang terkenal, tenpa menggunakan daging,” imbuh Natalia.

Meski berbasis bahan nabati, kehadiran plant-based Whopper tanpa mengurangi rasa atau “Serupa Tapi Tak Sama”.

Untuk membuktikannya, dalam acara itu juga diperlihatkan sebuah tantangan kepada konsumen antara yang berbahan 100 persen sapi dan nol persen daging sapi. Hasilnya, rasa burger daging sapi dan daging nabati sulit untuk dibedakan.

Selain di Jabodetabek, pada pertengahan bulan depan, menu ini akan tersedia secara nasional diseluruh 175 gerai Burger King.

Sebelumnya, Burger berbasis nabati ini telah diluncurkan di negara-negara Barat dan di beberapa negara Asia.

D For GAEKON