Setiap 10 Menit Ambulans Datang Bawa Pasien, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kembali Dipenuhi Antrean Pasien

0

Setiap 10 Menit Ambulans Datang Bawa Pasien, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kembali Dipenuhi Antrean PasienGaekon.com – Lonjakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta bikin geleng kepala. Rumah sakit Wisma Atlet kini kembali dipenuhi antrean pasien yang akan jalani isolasi mandiri, setelah sebelumnya sempat sepi.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Hal ini diketahui dari sebuah video yang dibagikan oleh dokter sekaligus musisi, Tompi, di akun twitter. Dalam video itu terlihat kerumunan orang mengantre di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran.

Mereka mengantre untuk mendapatkan layanan kamar. Ada yang duduk di kursi, namun mayoritas berada di lantai.

Mendapat sebaran video IGD Wisma Atlet semalam, sangat mengkhawatirkan. Stay safe semua. PROKES PERKETAT! Video ini saya enggak tahu siapa yang rekam, tapi semoga bisa menjadi pengingat kita semua ya. Bukan untuk menakut-nakuti tapi TOLONG PAKE MASKER karena kalau sampai sakit, dapat ruangannya susah,” tulis dr Tompi.

Dugaan sebelum libur panjang akan kenaikan kasus ternyata benar adanya. Pasalnya, saat libur panjang itu banyak orang melakukan perjalanan ke luar kota. Tanpa disadari hal itu bisa menjadi peluan penularan virus.

Kondisi ini membuat dokter dan tenaga medis di daerah perkotaan kewalahan dalam menangani pasien yang membeludak.

Salah satu pasien Covid di Wisma Atlet mengatakan bahwa kondisi disana memang ramai. Ia harus antre berjam-jam untuk mendapatkan kamar isolasi pada Minggu (13/6) malam. Menurut keterangan pasien yang enggan disebutkan namanya ini, setiap 10 menit pasti ada satu unit ambulans yang datang membawa pasien.

Dokter spesialis saluran pernapasan yang bertugas di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet, dr Efri juga membenarkan video yang tersebar itu. Efri mengatakan kondisi IGD dan triase Wisma Atlet ramai dengan pasien Covid-19.

Mereka berdatangan dari berbagai wilayah pada sore dan dini hari. Kondisi ini disebut Efri sempat membuat tim tenaga medis di Wisma Atlet kaget.

Sejak lonjakan kasus, IGD dan triase RSDCWA sudah seperti ‘pasar’ terutama sore (sampai dengan) dini hari yang datang bukan hanya silih berganti malah menumpuk,” tulis dr Efri dalam cuitannya, Selasa (15/6).

dr Efri juga mengatakan bahwa harus ada sinergi antara masyarakat dan pemerintah pusat untuk menangani ini. Pasalnya, penanganan Covid-19 adalah tanggung jawab bersama.

D For GAEKON