Setor Uang Palsu Sebesar Rp 21 Miliar, Dua Warga Bali Ini Terancam Pidana 15 Tahun

0

Setor Uang Palsu Sebesar Rp 21 Miliar, Dua Warga Bali Ini Terancam Pidana 15 TahunGaekon.com – Warga Bali berinisial IWW (42) dan SMJ (56) ditangkap polisi karena hendak menyetor Uang palsu pecahan dolar Amerika Serikat senilai US$1,5 juta atau setara Rp21 miliar.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengatakan bahwa kedua pelaku tersebut hendak menyetorkan uang palsu tersebut ke sebuah bank.

“Dua pelaku ini mencoba memasukkan uang ini ke bank,” kata Oki di Mapolrestabes Surabaya.

Dari hasil pemeriksaan sementara dolar-dolar palsu tersebut didapatkan dari seseorang yang berada di Bali. Selama ini uang itu mereka gunakan untuk kepentingan pribadi.

Mereka ingin memasukkan uang itu ke rekening untuk ditukar dengan surat berharga. Melalui jalur darat, mereka membawa uang itu ke Surabaya.

“Menurut pengakuan dari yang bersangkutan, uang ini tadinya akan dimasukkan di bank setelah diberikan oleh kedua tersangka tersebut untuk ditukar dengan surat berharga,” ujarnya.

Akibat perbuatannya itu, IWW dan SMJ dijerat Pasal 245 KUHP tentang peredaran uang palsu dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.

Oki menerangkan bahwa pelaku membawa uang 100 dolar Amerika Serikat sebanyak 15 ribu lembar. Meski kualitas menyerupai dolar asli, pihak bank menemukan banyak kejanggalan di uang kertas tersebut, saat sedang dicek.

Menurut Oki, uang dolar tersebut memiliki cetakan yang kurang sempurna. Salah satu contohnya tidak presisi pada sejumlah sisi, di bagian tanda air. Selain itu nomor seri juga tidak terdaftar.

“Karena dolar nomor serinya tercatat, setelah dicek tidak ada,” ujarnya.

Oki juga ikut memeriksa uang tersebut. Selain pihak bank, Tim laboratorium dan forensik pun menyatakan bahwa uang pecahan dolar tersebut palsu.

“Bisa dikatakan palsu karena bentuknya tidak presisi, dan sudah dibuktikan dari hasil labfor,” katanya.

D For GAEKON