Siap Akhir Mei, Tarif Vaksin Gotong Royong Rp500 Ribu Sekali Suntik

0

Siap Akhir Mei, Tarif Vaksin Gotong Royong Rp500 Ribu Sekali SuntikGaekon.com – Tarif vaksin gotong royong akhirnya telah disepakati, yaitu sebesar Rp 500.000 untuk sekali suntik.

Dari jumlah tersebut, Rp 125.000 merupakan biaya penyuntikan dan sisanya biaya vaksin untuk satu dosis. Hal ini telah dikonfirmasi langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Youtube Sekretariat Presiden.

“Harga sudah ditetapkan, harga vaksin Rp 375.000 per dosis. Dan penyuntikannya Rp 125 ribu sehingga total Rp 500 ribu,” jelasnya.

Airlangga memastikan program vaksin gotong royong akan diprioritaskan berdasarkan zonasi penularan Covid-19 serta perusahaan yang telah mendaftar ke Kamar Dagang Industri (Kadin). Industri padat karya akan lebih diutamakan untuk mendapat vaksin gotong royong.

“Tadi dilaporkan mengenai vaksin gotong royong dan prioritas berbasis zonasi prioritas dan juga berbasis kepada perusahaan-perusahaan yang telah mendaftarkan di Kadin, dan tentunya berbasis pada jenis industrinya yang diutamakan Padat Karya,” terangnya.

Ia menuturkan bahwa pekerja yang memiliki kartu izin tinggal sementara (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP) dapat menggunakan mekanisme dari vaksin gotong royong.

Berdasarkan pendataan program Vaksinasi Gotong Royong yang dibuka sejak 28 Januari hingga 10 April 2021, Kadin mencatat sebanyak 17.387 perusahaan telah mendaftar dengan 8,6 juta orang sasaran vaksinasi.

Airlangga juga menerangkan bahwa saat ini sudah ada 500.000 dosis vaksin Sinopharm yang tersedia di Indonesia. Adapun jumlah ini dari total kontrak vaksin Sinopharm yang didapat pemerintah sebanyak 7,5 juta dosis.

Airlangga menyampaikan vaksinasi gotong royong ditargetkan mulai dilakukan pada akhir Mei 2021. Selain Sinopharm, vaksinasi gotong royong akan menggunakan jenis vaksin CanSino.

“Vaksin gotong royong diharapkan sudah bisa dilaksanakan nanti sesudah, di akhir Mei ini,” ungkapnya.

D For GAEKON