Siap Bantu Audit Dugaan Bisnis PCR, Novel Baswedan: Sepanjang Tidak Ada Larangan, Saya Siap Bantu

0

Siap Bantu Audit Dugaan Bisnis PCR, Novel Baswedan: Sepanjang Tidak Ada Larangan, Saya Siap BantuGaekon.com – Eks Penyidik KPK, Novel Baswedan kini sudah resmi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri. Meski demikian, pihaknya tetap bersedia membantu mengaudit dugaan bisnis tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Melansir dari CNN, Novel mengaku siap membantu mengaudit dugaan bisnis tes PCR sepanjang tidak ada larangan.

“Sepanjang tidak ada larangan, saya tetap siap untuk membantu,” ujar Novel.

Novel Baswedan Menduga Ada Pihak Yang Memonopoli Tes PCR

Novel sebelumnya sempat menduga kuat ada sejumlah pihak yang memonopoli pengadaan tes PCR. Menurutnya, praktik ini membuat pembelian alat tes PCR dan reagen bergantung pada pihak tertentu.

Seperti yang diketahui, harga tes swab PCR sempat mencapai Rp2-Rp2,5 juta di awal pandemi. Kemudian sempat beberapa kali turun hingga kini menjadi Rp270 ribu.

Menurut Novel, perlu adanya pendalaman untuk mengetahui pejabat yang terlibat dalam ‘permainan’ bisnis tes PCR.

“Ini kemudian saya lihat potensi korupsi dalam bisnis PCR besar sekali. Tentunya ini yang perlu didalami lebih lanjut siapa pejabat-pejabat yang terlibat dalam kasus ini, dan pengusaha-pengusaha yang tentunya ikut bermain dan berapa nilai keuntungan yang diperoleh,” terangnya.

Novel memutuskan untuk bergabung ke Kaukus Masyarakat Sipil yang berencana mengaudit PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI).

Sementara itu Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menjelaskan Novel tidak bisa lagi bertindak atas nama sendiri sebab sudah menjadi bagian dari Polri.

“Novel enggak bisa lagi bergerak atas nama sendiri. Jadi, harus seizin Kapolri. Dan terkait dengan audit PCR harus berhenti, biar diteruskan yang lain di luar,” tutur Boyamin.

Untuk diketahui, PT GSI diduga terkait dengan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan lewat PT Toba Bumi Energi dan Menteri BUMN Erick Thohir melalui Yayasan Adaro Bangun Negeri yang dipimpin saudaranya Boy Thohir. Luhut mengklaim tak mendapat untung dalam bisnis tes PCR PT GSI.

D For GAEKON