Sidang Putusan Pinangki Akan Digelar Hari Ini, ICW Minta Pinangki Dihukum 20 Tahun Penjara

0

Sidang Putusan Pinangki Akan Digelar Hari Ini, ICW Minta Pinangki Dihukum 20 Tahun PenjaraGaekon.com – Indonesia Corruption Watch (ICW) berharap, Terdakwa kasus suap, Pinangki Sirna Malasari mendapat hukuman maksimal 20 tahun penjara. ICW menilai Pinangki pantas mendapat hukuman maksimal.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Medcom, Pinangki akan menjalani sidang putusan, Hari ini (8/2). Peneliti ICW Kurnia Ramadhana melalui keterangan tertulisnya mengatakan bahwa ICW berharap Pinangki mendapat hukuman maksimal.

“ICW mendesak majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis maksimal (20 tahun penjara) kepada terdakwa Pinangki Sirna Malasari,” kata Kurnia.

Hukuman maksimal 20 tahun penjara itu bagi ICW pantas untuk Pinangki. Karena, Pinangki merupakan penegak hukum yang harusnya menjebloskan Djoko Tjandra ke dalam penjara saat buron.

“Namun yang terjadi justru sebaliknya, Pinangki malah mencari cara agar Joko terbebas dari jerat hukum,” ujar Kurnia.

ICW meminta hakim menghukum Pinangki dengan penjara 20 tahun. Penegakan hukum diharapkan tidak pandang bulu.

“Jika Hakim menjatuhkan vonis ringan atau sekadar mengikuti tuntutan Jaksa, maka dapat dikatakan institusi kekuasaan kehakiman tidak serius dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi,” ucap dia.

ICW juga menilai, bahwa Pinangki tidak kooperatif selama persidangan. Tindakan Pinangki membuat kepercayaan masyarakat akan penindakan korupsi dari Kejaksaan Agung runtuh.

“Hal ini dibuktikan dari bantahan terdakwa yang menyebutkan tidak pernah mendapatkan sejumlah uang dari Djoko, menyusun action plan, dan memberikan US$50 ribu ke Anita Kolopaking,” tutur Kurnia.

Menurut ICW, Pinangki melakukan suap dan pemufakatan jahat yang serius dalam kasus ini. Kejahatan tersebut dilakukan saat Pinangki sedang melakukan penegakan hukum, yakni pengusutan fatwa MA.

“Tindakan ini mestinya dipandang serius, karena telah mencederai makna penegakan hukum itu sendiri,” tegas Kurnia.

Sebelumnya, Pinangki dinilai terbukti melakukan suap, pencucian uang, dan pemufakatan jahat terkait sengkarut penanganan kasus terpidana korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra.

Jaksa penuntut umum (JPU) meminta hakim menghukum Pinangki 4 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

D For GAEKON