Siswa SMP Di Sulsel Mendadak Pingsan, Diduga Kelelahan Mendengar Ceramah Berjam-Jam

0

Siswa SMP Di Sulsel Mendadak Pingsan, Diduga Kelelahan Mendengar Ceramah Berjam-JamGaekon.com – Sejumlah siswa di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendadak pingsan lantaran diduga kelelahan saat mendengar ceramah dari sang guru.

Melansir dari CNN, Kejadian tersebut viral di media sosial usai diunggah akun Facebook yang diduga milik orang tua salah satu murid.

Belakangan ini diketahui, guru yang sempat memberi ceramah selama berjam-jam itu adalah guru SMP Negeri 3 Boccoe, Kabupaten Bone bernama Usman. Para orang tua murid menilai bahwa tindakan guru tersebut membuat siswa-siswanya kelaparan.

“Semoga saja bisa sampe ke Telinga Kadis Pendidikan Kabupaten Bone, bahwa seorang guru mengurung muridnya dari jam 7 sampai jam 3 sore sehingga para murid kelaparan bahkan ada yang hampir pingsan, tanpa ada alasan yang jelas. Tepatnya SMP Mario,” tulis akun Facebook Eddha Sikki pada Jumat (17/9).

Usman diduga memiliki riwayat penyakit kelainan kejiwaan. Guru tersebut merupakan pindahan dari Sulawesi Tengah pada tahun 2016 lalu.

Menurut keterangan Sekretaris Dinas Pendidikan Bone, Nursalam Usman dipindahkan ke Bone karena melakukan hal sama di sekolah lamanya. Usman pun telah dipanggil pihak sekolah untuk menjelaskan persoalan itu.

“Guru yang bersangkutan memiliki gejala tidak normal. Jadi sebagian besar dari orang tua murid maklumi kejadian tersebut,” katanya.

Nursalam menjelaskan bahwa Usman bukan mengurung siswanya, namun hanya mengumpulkan para murid dan memberikan ceramah. Hanya saja ceramahnya itu terlalu panjang.

“Bukan penyekapan, karena guru dan siswa itu sama-sama di dalam kelas. Guru itu mengaku ceramah,” katanya.

Nursalam menjelaskan Usman saat itu masuk ke kelas VII saat para siswa hendak pulang sekitar pukul 11.00 WITA. Kemudian Usman meminta para siswa di kelas VII, VIII dan IX untuk tetap di dalam kelas.

“Bukan jam tujuh, melainkan guru itu ceramah dari jam sebelas hingga jam tiga sore,” ujarnya.

Nursalam menyebut beberapa orang tua murid yang cemas karena anaknya belum pulang kemudian mendatangi sekolah. Mereka melihat anaknya masih di dalam kelas bersama Usman dan pintu kelas yang terkunci membuat orang tua siswa mengira anaknya disekap.

“Kan istrinya guru itu kebetulan kerja di kantin sekolah. Dia sempat tegur guru agar murid dipulangkan. Tapi, guru ini malah marah dan membanting pintu,” katanya.

Nursalam mengatakan para siswa akhirnya dipulangkan setelah mengeluh kelaparan hingga beberapa siswa pingsan karena sudah sangat kelelahan sekitar pukul 15.00 Wita.

“Mungkin murid ini kelelahan dan lapar. Bahkan ketakutan sehingga ada pingsan,” ujarnya.

D For GAEKON