Siswi Prancis Ini Ngaku Ngarang Cerita, Kasus Pembunuhan Guru Tunjukkan Karikatur Nabi Muhammad Terbongkar

0

Siswi Prancis Ini Ngaku Ngarang Cerita, Kasus Pembunuhan Guru Tunjukkan Karikatur Nabi Muhammad TerbongkarGaekon.com – Perancis memiliki sejarah kelam terkait karikatur Nabi Muhammad. Fakta tentang kasus pembunuhan guru sejarah di Perancis, Samuel Paty kini mulai terungkap.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Pikiranrakyat, kasus ini terungkap setelah seorang siswi berusia 13 tahun mengaku bahwa ia telah berbohong dengan mengatakan gurunya Samuel Paty menunjukkan karikatur Nabi Muhammad SAW di dalam kelas.

Ia mengarang cerita dengan mengatakan guru sejarahnya, Paty menginstruksikan siswa Muslim untuk meninggalkan kelas sehingga ia bisa menunjukkan “foto Nabi telanjang”.

Gadis ini terpaksa mengatakan itu kepada ayahnya, karena ia ingin menutupi bahwa ia telah diskors karena berulang kali tidak hadir di sekolah.

Pengacara gadis itu, Mbeko Tabula mengatakan bahwa kliennya telah mengkonfirmasi ia tidak benar-benar menghadiri kelas dan sedang sakit pada saat itu.

“Dia berbohong karena merasa terjebak dalam spiral karena teman-teman sekelasnya memintanya menjadi juru bicara,” kata Mbeko.

Mengetahui hal ini, Pengacara keluarga Paty, Virginie Le Roy marah karena ternyata gadis itu terbukti berbohong dan menyebabkan gurunya tewas.

“Segala sesuatu dalam penyelidikan menunjukkan sangat awal bahwa dia berbohong,” kata Virginie Le Roy pada Selasa (9/3).

Kematian Paty mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh Prancis dan menyalakan kembali ketegangan di negara itu karena pemisahan yang ketat antara gereja dan negara bagian.

Sebelumnya, Gadis 13 tahun itu membuat klaim kepada ayahnya, bahwa gurunya menyebarkan karikatur Nabi. Setelah mendengar cerita itu, ayahnya yang marah, Brahim Chnina asal Maroko, berbagi video di Facebook.

Dalam video itu sang ayah mencela Paty dan meminta untuk dipecat dari sekolah menengah di Conflans-Sainte-Honorine. Tak hanya itu, sang ayah juga melaporkan ke pihak sekolah dan ke kantor polisi dengan menuduh Paty bersalah karena “menyebarkan gambar porno”, dan memicu tuduhan Islamofobia di sekolah.

Video yang beredar itu akhirnya memancing kemarahan di media sosial, termasuk ancaman pembunuhan terhadap Paty. 10 hari setelah kebohongan siswi itu, Paty tewas dengan cara dipenggal oleh pria asal Chechnya bernama Abdullakh Anzorov. Pelaku kemudian tewas ditembak polisi.

D For GAEKON