Sleman Hujan Abu, Gunung Merapi Erupsi 3 Kali Tadi Pagi

0

Sleman Hujan Abu, Gunung Merapi Erupsi 3 Kali Tadi PagiGaekon.com – Pagi tadi, Jumat (25/6) Gunung Merapi mengalami erupsi sebanyak tiga kali. Akibat dari erupsi ini beberapa wilayah di Kabupaten Sleman hujan abu.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan mengonfirmasi hal ini.

“Terjadi hujan abu tipis,” katanya.

WIlayah Yang Terkena Hujan Abu

Hujan abu tipis ini mengguyur daerah Cangkringan dan Pakem. Di Kecamatan Cangkringan hujan abu tipis terpantau di Padukuhan Turgo. Sementara di Kecamatan Pakem, hujan abu mengguyur wilayah Padukuhan Kalitengah Lor, Kaliadem, Ngrangkah, dan Plosokerep.

Makwan menerangkan bahwa hujan abu ini masih terjadi hingga pukul 06.42 WIB tadi. Meskipun keadaan aman, namun Makwan tetap menghimbau warga agar tetap bersiaga.

“Tinggal tipis. Warga tenang, bersiaga. Masih mandaliem (Aman, Terkendali, Ayem Tentrem),” tutup Makwan.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida menyebut, erupsi Gunung Merapi hari ini terpantau sejak pukul 04.43 WIB.

“Terjadi tiga kali awan panas guguran di Merapi tanggal 25 Juni 2021 pukul 04.43 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 61, 132, dan 245 detik,” kata Hanik.

Hanik menerangkan bahwa erupsi kali ini mengarah ke tenggara dengan jarak luncur awan panas guguran yang mencapai 3 kilometer dari puncak.

BPPTKG, pada periode pengamatan aktivitas Merapi hari ini pukul 00.00-06.00 WIB juga mendapati adanya aktivitas guguran lava pijar sebanyak 11 kali. Pada periode pengamatan yang sama, tercatat 81 kali gempa guguran; 10 kali gempa hembusan; 9 kali gempa fase banyak; dan 2 kali gempa vulkanik dangkal.

Saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Siaga (level III) pada Gunung Merapi. BPPTKG mengingatkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya.

Diantaranya yaitu sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 kilometer. Sementara lontaran material vulkanik apabila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

D For GAEKON