Status Kasus Penganiayaan Jurnalis Nurhadi Naik Dari Penyelidikan Ke Penyidikan

0

Status Kasus Penganiayaan Jurnalis Nurhadi Naik Dari Penyelidikan Ke PenyidikanGaekon.com – Kasus penganiayaan terhadap jurnalis Nurhadi masih terus berlanjut. Pasca tim khusus melakukan gelar perkara, kasus ini akan ditingkatkan ke tahap sidik.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Direktur Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jatim, Kombes Totok Suharyanto membenarkan hal tersebut. Pihaknya mengatakan bahwa telah menaikkan status dugaan kasus penganiayaan Jurnalis Nurhadi dari penyelidikan ke penyidikan.

“Setelah tim khusus melakukan gelar perkara kasus ini. Maka lidik ditingkatkan ke tahap sidik dan belum ada tersangka baru naik sidik,” ujarnya.

Koordinator Advokasi Aliansi Anti Kekerasan Terhadap Jurnalis, Fatkhul Khoir mengatakan bahwa penggunaan delik pers dalam kasus ini merupakan terobosan dalam kasus-kasus pelanggaran terhadap pers dan jurnalis.

“Selama ini banyak kasus kekerasan terhadap jurnalis yang kemudian hanya menerapkan pasal-pasal KUHP. Jadi saya kira penerapan delik pers ini adalah terobosan yang bagus dan sesuai dengan harapan kami,” ucap Fatkhul.

Fatkhul mengapresiasi penyelidik dan penyidik Polda Jatim yang telah menerapkan delik pers dalam peristiwa kekerasan kepada Nurhadi tersebut.

“Apalagi dengan menerapkan UU Pers, penyelidik harus mencari lebih banyak keterangan mengenai kerja-kerja jurnalistik,” ujarnya.

Naik status penyidikan ini juga tertera dalam Surat Perintah Penyidikan Nomor SP.Sidik/338/RES/IV.1.6/2021 yang diterbitkan hari ini. Penyidik menetapkan kasus ini menggunakan pasal 18 ayat (1) UU No.40 tahun 1999 tentang Pers subsidar pasal 170 KUHP, pasal 351 KUHP dan pasal 335 KUHP.

D For GAEKON