Stres Nganggur, Pemuda Nekat Terjun Ke Sungai Bengawan Solo

0

JATIM – Muhammad Fuad Thoifi Ihsan (22 tahun) nekat mengakhiri nyawanya sendiri karena stres tak kunjung dapat pekerjaan. Warga Desa Abar-Abir RT 5 RW 3, Bungah Gresik itu nekat menceburkan dirinya ke sungai Bengawan Solo. Dia terjun dari Jembatan Sembayat.

Sebelumnya, pelintas jembatan merasa janggal sebab melihat motor Honda Revo hitam dengan nopol W 6853 MH terparkir tanpa terlihat pemiliknya. Saat itu motor dalam keadaan menyala.

Temuan itu lalu diunggah ke grup facebook lokal warga Gresik. Informasi itu ramai menyebar hingga ke pihak kepolisian. Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengetahui siapa pemilik motor tersebut. Dari data ranmor polisi, motor itu milik Zaenuri yang ternyata adalah sebagai orang tua korban.

Ada dua saksi kejadian saat pemuda itu lompat ke sungai terpanjang di Pulau Jawa itu. Peristiwa itu terjadi sore hari.

Fuad diduga mengalami goncangan jiwa karena tak kunjung mendapat pekerjaan. “Dari keterangan orang tua korban ternyata korban ada masalah karena ingin segera mendapatkan pekerjaan. Bahkan, karena keinginan korban tersebut. Zaenuri orang tua korban ingin mengundurkan diri, atau pensiun diri,” tuturnya kepada Gaekon Minggu 12 Januari 2020.

Kepada keluarga, korban pamit keluar. rupanya Fuad melintas ke Jembatan Sembayat, meninggalkan motor dalam kondisi menyala lalu tiba-tiba loncat menceburkan diri ke sungai.

Di medsos, beredar video detik-detik korban jatuh di sungai. Dalam video itu terlihat kepala korban timbul tenggelam terseret arus yang cukup deras.

“Terkait dengan kasus ini kami sudah memerintahkan jajaran Polsek Manyar bersama BPDG Gresik, mendirikan posko pencarian di sekitar Sungai Bengawan Solo,” katanya.

Pencarian jasad Fuad dilakukan hari ini. Tim dari Satpolair Polres Gresik bekerja sama dengan BPBD melakukan penyisiran korban.

“Pencariannya baru dilakukan besok. Sebab, saat ini kondisinya sudah malam,” pungkasnya.

K For GAEKON