Kasus Suntik Vaksin Kosong Di Pluit, Nakes Jadi Tersangka Namun Tak Ditahan

0

Kasus Suntik Vaksin Kosong Di Pluit, Nakes Jadi Tersangka Namun Tak DitahanGaekon.com – Tenaga Kesehatan berinisial EO mengakui perbuatannya. Ia mengatakan bahwa tak menyuntikkan vaksin Covid-19 ke warga di Pluit, Jakarta Utara saat itu.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, EO bahkan telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus menyuntikkan vaksin kosong di Pluit. Namun anehnya, meski telah ditetapkan sebagai tersangka, EO tidak ditahan.

Hal ini dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Jakarta Utara AKBP Dwi Prasetyo Wibowo. Pihaknya mengatakan bahwa tersangka EO tak ditahan. Namun, Dwi menerangkan bahwa proses hukum EO akan terus berlanjut, meskipun tidak ditahan.

“Tidak ditahan, tapi proses hukumnya terus berlanjut,” kata Dwi.

Dwi mengatakan alasan penahanan karena ancaman hukuman tersangka hanya 1 tahun. Selain itu, korban juga tak mengalami kerugian.

“Ancaman hukumannya-kan setahun, korban juga tak dirugikan seperti ada luka atau dampak negatif lainnya,” terang Dwi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus sebelumnya mengatakan bahwa EO dijerat Pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Eo terancam hukuman 1 tahun penjara.

D For GAEKON