Syarat Bikin SIM Baru Harus Sudah Divaksin Covid-19, Begini Kata Polda Metro Jaya

0
Syarat Bikin SIM Baru Harus Sudah Divaksin Covid-19, Begini Kata Polda Metro Jaya
Sumber Foto: Dokumentasi CNN

Gaekon.com – Beredar kabar bahwa syarat membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) baru harus menunjukkan bukti sudah divaksin Covid-19. Aturan ini telah diterapkan di sejumlah wilayah di Indonesia.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Anrianto, enggan memberikan komentar lebih lanjut soal ini. Ia hanya mengatakan, dalam waktu dekat akan memberikan program baru soal SIM.

“Akan kami informasikan dalam waktu dekat program yang akan kami laksanakan,” katanya.

Kabarnya, kebijakan wajib menunjukkan sertifikat sudah vaksin ketika ingin membuat SIM akan berlaku pada 1 juli 2021 mendatang.

Kasubdit SIM Korlantas Polri Kombes Pol Djati Utomo mengonfirmasi hal ini. Pihaknya memastikan bahwa kabar tersebut merupakan kabar bohong alias hoaks.

“Hoaks, jangan percaya,” kata Djati.

Menurutnya aturan tersebut sangat tidak mungkin dilakukan, mengingat masih banyak masyarakat yang belum menerima vaksinasi.

“Kan vaksin belum semua masyarakat Indonesia,” tegas Djati.

Meski demikian, di sejumlah wilayah ada yang menerapkan kebijakan seperti itu. Salah satu contohnya, Kalimantan Tengah. Kepolisian Resor Kota Waringin membuat kebijakan bahwa para pemohon wajib sudah vaksin corona ketika ingin membuat SIM.

“Bagi warga yang memohon pembuatan baru maupun perpanjang SIM, wajib sudah divaksin. Ini upaya kami membantu mempercepat dan menyukseskan program vaksinasi Covid-19,” ucap Kapolres Kota Waringin Timur, AKBP Abdoel Harris Jakin.

Tak cuma Waringin Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat juga menerapkan hal yang sama. Bagi mereka yang ingin mengurus SIM wajib menyertakan bukti sudah divaksin Covid-19.

“Pemohon SIM harus ada bukti vaksinnya. Jika belum ada pada saat mengurus keterangan sehat, pemohon dapat langsung diminta untuk vaksin lebih dulu, tentu melalui kesediaan dan kerelaan pemohon SIM,” kata Kapolres Majene, AKBP Irawan Banuaji.

D For GAEKON