Tak Ada Pemasukan, Pengelola Objek Wisata Di Lembang Jual 6 Burung Macaw Untuk Gaji Pegawai

0

Tak Ada Pemasukan, Pengelola Objek Wisata Di Lembang Jual 6 Burung Macaw Untuk Gaji PegawaiGaekon.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdampak bagi para pengusaha pariwisata. Salah satunya yaitu pengelola objek wisata Terminal Wisata Grafika Cikole, Lembang Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, General Manager Terminal Wisata Grafika Cikole Sapto Wahyudi mengatakan pihaknya terpaksa menjual enam burung macaw koleksi objek wisata yang berlokasi di Cikole.

Hal ini ia lakukan lantaran untuk menutupi gaji pegawainya. Sejauh ini, Sapto mengatakan bahwa pihaknya tetap mendukung kebijakan pemerintah dalam menerapkan PPKM.

Tidak Ada Pemasukan, Biaya Operasional Terasa Cukup Berat

Namun, biaya operasional terasa cukup berat mengingat tidak ada pemasukan selama ditutupnya objek wisata.

“Soal pengendalian pandemi ini bisa terjaga contohnya kami disuruh tutup berapa minggu pun kami siap. Kami berpikirnya ini mungkin terbaik walaupun bagi kami sebagai pengusaha sangat berat,” katanya.

Adanya kebijakan penutupan objek wisata ini membuat pihaknya sama sekali tak ada pemasukan. Hal ini otomatis memengaruhi kondisi keuangan pengelola sehingga kesulitan untuk membayar gaji karyawan.

Burung macaw koleksi objek wisata tersebut laku dijual sekitar Rp30 juta untuk ukuran sedang dan Rp100 juta untuk ukuran besar.

“Sebenarnya karena kita ingin menyelamatkan operasional perusahaan untuk menutupi gaji karyawan. Sehingga mau tidak mau salah satunya menjual koleksi burung macaw. Ya intinya bisa menutup gaji karyawan satu bulan,” kata Sapto.

D For GAEKON