Tak Ingin Kecolongan Risma Ingin Warganya Lebih Disiplin Taati Protokol Kesehatan

0

Tak Ingin Kecolongan Risma Ingin Warganya Lebih Disiplin Taati Protokol KesehatanGaekon.com – Pemerintah Kota Surabaya terus mengantisipasi terkait adanya Isu second wave atau gelombang kedua Covid-19. Walaupun angka kasus aktif di Surabaya terus menurun hingga 49 orang pada Senin (16/11/2020), Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terus meminta kepada warganya untuk disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Sementara itu, terhitung sejak Rabu (18/11/2020) lalu, Risma meminta organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surabaya untuk menggelar operasi protokol kesehatan sesuai dengan bidangnya masing-masing.

”Berdasar arahan Ibu Wali Kota, mulai hari ini (18/11) di seluruh OPD bergerak menggelar operasi protokol kesehatan sesuai tupoksinya masing-masing. Ini untuk antisipasi second wave (gelombang kedua) Covid-19,” kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya yang sekaligus Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto dikutip dari JawaPos.com.

Ia menyebut, di Surabaya, seluruh fasilitas publik mulai dari hotel, mal, kantor, industri, sekolah, pasar-pasar, dan perkampungan, telah melakukan operasi protokol kesehatan. Dirinya menambahkan, misalnya seperti Dinas Perdagangan yang terus menggelar operasi di toko swalayan dan pusat perbelanjaan. Bahkan operasi juga menyasar hingga Plaza Jembatan Merah, ITC, dan PGS.

Disisi lain, Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah bersama PD Pasar Surya juga menggelar operasi protokol kesehatan di 23 pasar di Kota Surabaya. Mereka melakukan sosialisasi dan memastikan agar protokol kesehatan di setiap pasar tetap terus dilakukan dengan ketat.

”Teman-teman OPD lain juga terus turun menggelar operasi protokol kesehatan. Kami bersama-sama semua turun,” ujar Irvan Widyanto.

Dalam operasi kali ini, dirinya menegaskan, agar mengecek kembali protokol kesehatan di setiap fasilitas publik.

”Kita semua tidak ingin ada lonjakan gelombang kedua Covid-19. Kita harus mempertahankan keberhasilan mengendalikan Covid-19 ini dengan tetap menjaga prokol kesehatan,” terang Irvan Widyanto.

Ia juga meminta kepada semua pihak, terutama warga Kota Surabaya agar tidak lengah dalam menjaga dan menaati protokol kesehatan yang sudah dilakukan sejak awal pandemi.

”Tidak boleh kendor dalam menjaga protokol kesehatan. Menurut kami, vaksin terbaik adalah perubahan perilaku dengan biasakan yang tidak biasa, dengan cara itu, insya Allah Covid-19 di Surabaya akan segera selesai,” ujar Irvan Widyanto.

Z For GAEKON