Lewat Perlintasan Tanpa Palang, Taksi Di Cengkareng Tertabrak KRL

0

Lewat Perlintasan Tanpa Palang, Taksi Di Cengkareng Tertabrak KRLGaekon.com – Sebuah taksi tertabrak kereta rel listrik (KRL) di Jalan Kembangan Baru, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (11/4).

Melansir dari Kompas, Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Hartono menerangkan bahwa lintasan tersebut tidak memiliki palang.

“Di perlintasan kereta api tanpa palang tepat di Jalan Kembangan Baru bertabrakan kereta jurusan Tangerang Kota,” ucapnya.

Taksi Mengalami Kerusakan Tetapi Tidak Ada Korban Jiwa

Hartono mengatakan bahwa keadaan taksi mengalami kerusakan di bagian depan. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

“Korban meninggal dunia dan luka nihil (tidak ada). Kendaraan taksi mengalami kerusakan pada bagian depan yang ringsek,” terangnya.

Pemerhati masalah transportasi Budiyanto mengatakan, perlu ada upaya pencegahan dan penutupan terhadap perlintasan sebidang ilegal. Menurutnya berkendara melewati area lintasan kereta tanpa palang sangat berisiko dan berbahaya.

“Ini yang sering terjadi terutama lintasan sebidang yang tidak ada pintu perlintasan atau pintu perlintasan rusak, seharusnya wajib berhenti sejenak karena ada rambu-rambu stop,” ujar Budiyanto.

Setiap pengguna jalan wajib berhenti sejenak dan menoleh ke kiri dan kanan untuk memastikan bahwa area lintasan sudah aman untuk dilewati.

Biasakan membuka kaca jendela mobil saat akan melewati lintasan rel kereta api, sehingga bisa terdengar jika ada tanda apabila kereta akan melintas. Jika tidak membuka kaca jendela, pengemudi cenderung sulit mendengar tanda apakah ada kereta yang melintas atau tidak.

“Berhenti di jarak 3 meter di belakang palang kereta. Buka kaca mobil 10 cm, dengarkan apakah ada pengumuman atau tanda jika kereta akan melintas atau tidak,” ucap Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI).

D For GAEKON