Tanah Amblas Akibat Gempa Maluku, Begini Cerita Kepanikan Warga Sekitar

0

Tanah Amblas Akibat Gempa Maluku, Begini Cerita Kepanikan Warga SekitarGaekon.com – Warga Dusun Mahu, Desa Tehoru, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah menceritakan kepanikannya saat terjadi gempa kemarin, hari Rabu (16/6).

Kepala Desa Tehoru, Hud Silawane menceritakan bahwa gempa tersebut menyebablan tanah amblas dan membuat sejumlah warga panik.

“Ada tanah yang amblas cukup dalam di dekat rumah warga dusun kami dan sempat membuat warga panik, tapi sudah kami beri arahan,” terangnya.

Tanah amblas tersebut terjadi di dua lokasi dengan kedalaman kurang lebih antara enam sampai delapan meter. Meski lokasi tanah yang amblas berdekatan dengan rumah warga, beruntungnya tidak menimbulkan korban jiwa.

“Tidak ada korban jiwa, kami hanya meminta warga agar berhati-hati dan keluar dari rumah, takutnya ada gempa susulan yang membuat retakan melebar,” ucapnya.

Namun, gempa tersebut menyebabkan empat rumah warga di Dusun Mahu mengalami rusak ringan dan sedang, dua rumah rusak ringan dan satu rusak berat di Dusun Pasalolu, serta pagar tembok Mushala Nurul Jami Desa Tehoru roboh.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada korban jiwa, hanya tanah amblas dan rumah rusak, ada yang dindingnya roboh, keluarganya sudah kami minta untuk pindah sementara waktu,” katanya.

Pemerintah desa mengimbau agar warga yang bermukim di kawasan pesisir di Desa Tehoru, Dusun Mahu dan Pasalolu waspada terhadap gempa susulan. Mereka disarankan mengungsi ke dataran lebih tinggi.

BMKG juga mengimbau warga untuk mewaspadai gempa susulan dan potensi tsunami akibat longsor di bawah laut pantai Japutih, kabupaten Maluku Tengah.

Sebelumnya, Gempa bumi magnitudo 6,1 mengguncang Pulau Seram, Provinsi Maluku pada Rabu (16/6) pukul 13.43.08 WIT. Gempa ini menyebabkan tanah amblas di Dusun Mahu, Desa Tehoru, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah.

Berdasarkan Laporan Stasiun Geofisika Klas I Ambon (Stageof Ambon) gempa terjadi dua kali di Kabupaten Maluku Tengah.

Gempa pertama magnitudo 3,5 di 6 km barat daya Tehoru sekitar pukul 12.22 WIT, dan gempa magnitudo 6,1 di 40 km timur Kota Masohi, kedalaman 10 kilometer pada pukul 13.43.08 WIT.

D For GAEKON