Tanah Dan Bangunan Rumah Milik Pejabat Ditjen Pajak Disita KPK

0

Tanah Dan Bangunan Rumah Milik Pejabat Ditjen Pajak Disita KPKGaekon.com – Tanah dan bangunan rumah milik pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Wawan Ridwan disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Melansir dari CNN, KPK menyita tanah dan rumah tersebut terkait dengan kasus dugaan korupsi. Hal ini diungkapkan oleh Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri.

“[Yang disita] antara lain tanah dan bangunan rumah,” terangnya.

Penyitaan dilakukan untuk mengusut dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh Wawan selaku Kepala Bidang Pendaftaran, Ekstensifikasi dan Penilaian Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbartra).

Wawan diduga mengubah bentuk uang dugaan suap dan penerimaan gratifikasi terkait perpajakan ke dalam beberapa aset. Meski demikian, Ali tidak menyampaikan secara detail luasan tanah dan rumah yang disita berikut lokasinya.

Sebelumnya, Wawan bersama Alfred Simanjuntak selaku Fungsional Pemeriksa Pajak pada Kanwil DJP Jawa Barat II diumumkan KPK sebagai tersangka pada Kamis (11/11).

Keduanya diduga menerima uang dari wajib pajak yang selanjutnya diteruskan kepada Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani selaku pejabat tinggi DJP.

Wawan diduga menerima dari Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi sebagai perwakilan PT Gunung Madu Plantations, sekitar Januari-Februari 2018 dengan jumlah keseluruhan Rp15 miliar.

Pada pertengahan 2018 sebesar Sin$500 ribu yang diserahkan oleh Veronika Lindawati sebagai perwakilan PT Bank Panin Tbk dari total komitmen sebesar Rp25 miliar.

Kemudian bulan Juli-September 2019 senilai total Sin$3 juta diserahkan oleh Agus Susetyo sebagai perwakilan PT Jhonlin Baratama.

D For GAEKON