Target Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Ketiga Mundur

0

Target Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Ketiga MundurGaekon.com – Vaksinasi Covid-19 tahap ketiga yang rencananya dimulai pada April 2021 terancam molor hingga bulan Juli mendatang.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan target pelaksanaan itu mundur setelah ada embargo vaksin dari beberapa negara yang mengakibatkan kedatangan vaksin ke Indonesia ikut tertunda.

“Karena situasi embargo sepertinya [tahap ketiga] paling cepat Juni atau Juli ya,” kata Nadia.

Hingga saat ini Nadia masih melakukan negosiasi dengan produsen vaksin terkait penundaan kedatangan vaksin itu. Namun ia belum bisa memastikan kapan kelanjutan kedatangan vaksin akan kembali tiba di Indonesia.

“Sekitar Mei rencananya akan datang, tapi kita tunggu kepastiannya ya,” ujarnya.

Meski demikian Nadia meminta agar warga tak perlu khawatir. Pasalnya, PT Bio Farma (Persero) sebelumnya menyebut vaksin Sinovac mentah (bulk) yang diproduksinya dari 53,5 juta dosis bulk diperkirakan akan menjadi sekitar 42 juta dosis.

Per 30 Maret sudah berhasil diproduksi sebanyak 26 juta dosis. Selain itu, ketersediaan vaksin yang diperkirakan hanya tersisa 7,9 juta dosis di bulan April, diupayakan akan bertambah menjadi 11,9 juta dosis.

Vaksin tahap ketiga ini akan menyasar masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

Selain perihal waktu pelaksanaan, Nadia juga mengatakan angka vaksinasi harian di Indonesia akan mengalami penurunan jumlah dalam periode April 2021 mendatang.

Pada Maret Indonesia mampu melakukan vaksinasi hingga 500 ribu dosis per hari, maka pada bulan ini akan terdapat penurunan jumlah dosis yang digunakan.

Hal itu dikarenakan Indonesia gagal kedatangan sebanyak 2,5 juta vaksin AstraZeneca pada 25 Maret 2021. Setelah itu sedianya, vaksin yang sama akan kembali datang sebanyak 7,8 dosis pada April 2021.

“Turun mungkin sekitar 200-350 ribu per hari,” kata dia.

D For GAEKON