Tenang, Hanta Virus Tak Menular Dari Orang Ke Orang

0

Jakarta – Belum selesai virus corona, Hanta Virus muncul menggemparkan jagat Twitter. Terpantau GAEKON Topik itu mendadak trending pada Rabu 25 Maret 2020.

Salah satu unggahan terkait Hanta Virus dilakukan oleh akun @globaltimesnews. Akun itu membagikan informasi atas meninggalnya warga Yunnan akibat Hanta Virus. Orang itu meninggal saat dalam perjalanan menuju Provinsi Shandong dengan bus sewaan.

Dalam bus itu juga terdapat 32 penumpang lain. Merekapun diperiksa petugas. Namun hingga kini tidak ada informasi lebih lanjut terkait perkembangan peristiwa itu.

Hanta Virus sendiri merupakan keluarga virus yang kebanyakan menyebar dari hewan pengerat utamanya tikus. Virus ini bisa memicu penyakit dalam tubuh manusia yang terinfeksi.

Menurut The Centers for Disease Control and Prevention (CDC), beberapa penyakit yang disebabkan hantavirus adalah hantavirus pulmonary syndrome (HPS) dan haemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS).

Hanta Virus tidak ditularkan melalui udara atau airborne. Namun, lewat melalui kontak dengan cairan tubuh seperti urine, feses, dan ludah tikus. Gigitan tikus juga bisa menjadi penyebab penularan, meski jarang.

Dikutip dari Firstpost, gejala awal HPS mencakup fatigue atau kelelahan, demam, nyeri otot, sakit kepala, pusing, dan gangguan pencernaan. Jika tak tertangani, bisa memicu batuk dan sesak napas.

Infeksi yang tidak tertangani juga bisa berakibat fatal. CDC menyebut, mortalitas atau angka kematiannya 38 persen.

Gejala HFRS kurang lebih sama, dan bisa menyebabkan hipotensi atau tekanan darah rendah, syok akut, kebocoran pembuluh darah, dan gagal ginjal akut.

HPS tidak ditularkan dari orang ke orang, sedangkan HFRS bisa tapi sangat jarang. Pengendalian populasi tikus menjadi cara pencegahan paling utama.

K For GAEKON