Viral, Terdakwa Kasus Berita Hoaks Di Banyuwangi Serang Hakim Sampai Melompat Di Meja

0

Viral, Terdakwa Kasus Berita Hoaks Di Banyuwangi Serang Hakim Sampai Melompat Di MejaGaekon.com – Baru-baru ini viral seorang terdakwa kasus berita hoaks di Banyuwangi, Jawa Timur, M. Yunus Wahyudi menyerang majelis hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi saat sedang sidang vonis.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, sidang vonis tersebut digelar pada Kamis (19/8) di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Yunus diketahui nekat menyerang majelis hakim, usai Ketua Majelis Hakim, Khamozaru menjatuhkan vonis hukuman tiga tahun. Yunus dijerat UU Kekarantinaan kesehatan dan UU ITE.

Awalnya, usai pembacaan putusan vonis persidangan selesai, Yunus berjalan ke arah majelis hakim. Tiba-tiba saat di depan meja majelis hakim, Yunus berteriak sembari melompat. Ia hendak memukul Ketua Majelis Hakim.

“Woyyy,” teriak Yunus sembari meloncat dan melayangkan pukulan.

Aksi tersebut mengagetkan semua pihak yang hadir di persidangan. Beruntungnya, pukulan Yunus tak memenuhi sasaran. Sejumlah aparat kepolisian yang berjaga langsung mengamankan Yunus dan membawanya keluar dari persidangan.

“Lepaskan, lepaskan. Allahu Akbar,” teriak Yunus saat dibawa keluar ruang persidangan.

PN Banyuwangi Sudah Mengantisipasi Kemungkinan Ricuh

Humas PN Banyuwangi I Komang Didiek Prayoga mengatakan PN Banyuwangi sudah mengantisipasi kemungkinan ricuh dengan meminta bantuan pengamanan ke kepolisian sebelum sidang. Ada sebanyak 100 polisi yang berjaga di dalam ruangan maupun di luar ruang sidang.

Yunus divonis bersalah melanggar pasal 14 ayat 1 dan 2 UU No 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan pasal 45 huruf a Jo pasal 28 UU No 19 tahun 2016 ITE dan pasal 93 UU No 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Didiek juga mengatakan vonis terhadap Yunus ini sebenarnya lebih ringan dari tuntutan jaksa yaitu 4 tahun penjara.

“Vonisnya tiga tahun,” kata Didiek.

Kasus Yunus ini berawal saat videonya menyebutkan Covid-19 tidaklah nyata dan hanya rekayasa pemerintah setempat. Tak hanya itu, Yunus juga terlibat penjemputan paksa jenazah positif Covid-19.

D For GAEKON