Ngaku Terdesak Kebutuhan, 2 Emak-Emak Pencuri Susu Dan Minyak Telon Di Blitar Ini Dimaafkan Korban

0

Ngaku Terdesak Kebutuhan, 2 Emak-Emak Pencuri Susu Dan Minyak Telon Di Blitar Ini Dimaafkan KorbanGaekon.com – Dua emak-emak pencuri susu dan minyak telon di Blitar dinyatakan bebas. Polres Blitar melakukan mediasi dengan korban, sehingga laporan terhadap dua pelaku MRS (55) dan YLT (29) dicabut.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan pihak kepolisian berupaya melakukan restorative justice.

Melalui restorative justice ini, kepolisian melakukan mediasi antara pelapor dengan terlapor. Dari mediasi ini, Adhitya mengatakan bahwa telah mencapai kesepakatan.

“Alhamdulillah hari ini kami lakukan mediasi antara korban dan ibu-ibu yang melakukan pencurian tempo hari. Tadi sudah dicapai kesepakatan, korban mencabut laporannya dan pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya,” kata Adhitya.

Mediasi antara dua pemilik toko di Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Blitar, dengan MRS dan YLT warga Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang berhasil.

Menurut keterangan Adhitya pelaku terpaksa mencuri lantaran terdesak kebutuhan. Mendengar hal ini, korban kemudian berbesar hati memaafkan perbuatan pelaku.

“Korban kemudian mencabut laporannya, kami melihat kerugian korban juga tidak banyak. Sehingga upaya restorative justice bisa kami lakukan,” katanya.

Dalam kasus ini, dua emak-emak itu sempat dijerat Pasal 363 KUHP. Mereka terancam hukuman penjara 7 tahun.

Sebelumnya, dua emak-emak ini ditangkap hingga dijebloskan ke bui akibat mencuri susu dan minyak kayu putih di dua toko berbeda.

Pencurian pertama dilakukan di Toko Rina pada pukul 12.00 WIB. Sementara pencurian kedua dilakukan di Toko Ringgit pada pukul 13.00 WIB. Kepada polisi mereka mengaku terpaksa mencuri, karena kehabisan uang saku saat mencari saudara suami MRS di desa itu.

MRS mengajak keponakannya YLT yang masih punya balita tiga bulan. Mereka lama mencari saudara suami MRS yang kondisinya sekarang lumpuh. Dengan harapan, saudara itu akan membantu perekonomian mereka.

Kasus ini pun viral dan mendapat perhatian berbagai pihak, termasuk pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Pihaknya bahkan mewakili pelaku meminta maaf kepada pelaku hingga bisa mencabut laporannya ke polisi.

D For GAEKON