Mulai Teridentifikasi Di Indonesia, Ini Perbedaan Varian Delta Dan Delta Plus

0

Mulai Teridentifikasi Di Indonesia, Ini Perbedaan Varian Delta Dan Delta PlusGaekon.com – Varian Delta Plus kini mulai teridentifikasi di wilayah Indonesia. Varian ini dinilai lebih berbahaya lantaran berpotensi mempengaruhi antibodi yang membunuh virus.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Varian ini tengah diwaspadai karena memiliki mutasi yang juga ditemukan dalam varian baru corona yang lebih ganas lainnya yakni Gamma dan Beta.

Kepala Ilmuwan WHO dr Soumya Swaminathan mengatakan bahwa Delta Plus lebih berbahaya karena varian ini mempunyai mutasi lain yang juga teridentifikasi di varian Gamma (P1 asal Brasil) dan Beta (B.1.351 asal Afrika Selatan).

“Ada sedikit kekhawatiran bahwa strain ini jadi lebih mematikan karena akan kebal dari obat-obatan dan vaksin. Kabar baiknya masih sedikit kasus varian ini yang ditemukan di dunia,” Kata Soumya.

Kedua mutasi tersebut berpotensi mempengaruhi antibodi yang membunuh virus. Menurutnya, negara-negara di dunia kini harus lebih masif melakukan Whole Genome Sequencing untuk memetakan varian baru. Sehingga varian Delta Plus bisa dikarantina lebih awal agar tidak semakin meluas penyebarannya.

Kasus Delta Plus Telah Ditemukan Di Indonesia

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. Amin Soebandrio mengatakan tiga kasus Delta Plus dengan nomor kode AY.1 telah ditemukan di Indonesia.

“Kalau yang dimaksud AY.1, ada tiga. Baru di Mamuju dan Jambi,” kata Prof. Amin.

Prof. Amin mengatakan bahwa secara resmi istilah Delta Plus “belum ada.” Meski demikian, varian AY.1 merujuk varian yang populer disebut sebagai Delta Plus.

Soumnya menjelaskan perbedan varian Delta dengan Delta plus. Varian Delta (B.1617) dua kali lebih menular dari SARS-CoV-2. Artinya apabila seseorang terpapar varian ini, mereka mungkin punya lebih banyak muatan virus sehingga bisa lebih mudah menularkan ke orang lain.

Sementara Delta Plus lebih berbahaya lagi karena varian ini punya mutasi lain yang juga teridentifikasi di varian Gamma (P1 asal Brasil) dan Beta (B.1.351 asal Afrika Selatan).

D For GAEKON