Terima Rp 150 Juta, Pedangdut Cita Citata Ikut Terseret Kasus Korupsi Bansos Covid-19

0

Terima Rp 150 Juta, Pedangdut Cita Citata Ikut Terseret Kasus Korupsi Bansos Covid-19Gaekon.com – Pedangdut Cita Citata mendadak jadi perbincangan. Pasalnya, nama Cita terseret dalam kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Indozone, Cita Citata ikut terseret dalam kasus korupsi bansos Covid-19 Kementerian Sosial (Kemensos) yakni Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja.

Hal ini mulai terungkap setelah Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bansos Covid-19 pada Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos Matheus Joko Santoso menyampaikan rincian penggunaannya.

Matheus menerangkan bahwa sebanyak Rp14,7 miliar uang yang berasal dari “fee” perusahaan penyedia bansos Covid-19 diberikan ke menteri.

“Rp14,7 miliar yang diberikan ke menteri kurang lebih sebesar itu, dari jumlah itu Rp8,4 miliar saya berikan ke Pak Menteri melalui Pak Adi,” kata Matheus.

Dari rincian penggunaan tersebut, diketahui Cita Citata dibayar sebesar Rp150 juta untuk kegiatan rapat di Labuhan Bajo.

Adapun penggunaan uang tersebut adalah:

  1. Kepada Adi Wahyono untuk keperluan Menteri Sosial Juliar P Batubara sebesar Rp8,4 miliar
    2. Kepada Adi Wahyono sebesar Rp1 miliar
    3. Kepada Pepen Nazaruddin (Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementrian Sosial) Rp1 miliar
    4. Karo Perencanaan Kemensos Adi Karyono sebesar Rp550 juta namun sudah dikembalikan pada 25 November 2020.
    5. Karopeg Kemensos Amin Raharjo sebesar Rp100 juta
    6. Sunarti (Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos) sebesar Rp100 juta
    7. Robin (tim bansos) Rp300 juta
    8. Yogi tim bansos Rp300 juta
    9. Iskandar Rp250 juta
    10. Rizki Kemensos Rp350 juta
    11. Firman tim bansos Rp250 juta
    12. Reinhan Rp70 juta
    13. Pembelian 10 buah ponsel senilai total Rp140 juta kepada pimpinan Kemensos
    14. 3 unit sepeda Brompton untuk Sekjen Kemensos Hartono Laras senilai Rp120 juta
    15. Untuk operasional BPK 1 miliar yang diberikan melalui Adi.
    16. Pembayaran hotel biro humas Rp80 juta
    17. Pembayaran tes swab COVID-19 pimpinan Kemensos Rp30 juta
    18. Seragam baju tenaga pelopor Rp80 juta
    19. Pembayaran kegiatan Mesuji, Lampung Rp100 juta
    20. Pengerahan tenaga pelapor untuk monitoring gudang Rp80 juta
    21. Pembayaran makan minum rapat pimpinan mulai awal hingga akhir Rp100 juta
    22. Pembayaran makan minum tim bansos relawan dan tim pantau Rp200 juta
    23. Pembayaran sapi Rp100 juta
    24. Pembayaran artis Cita Citata, untuk kegiatan rapat di Labuhan Bajo Rp150 juta
    25. Sewa pesawat carter persawat Labuan Bajo 270 juta

Matheus bersaksi untuk dua orang terdakwa, Harry Van Sidabukke didakwa menyuap Juliari senilai Rp1,28 miliar dan Ardian Iskandar Maddanatja didakwa memberikan suap senilai Rp1,95 miliar terkait penunjukkan perusahaan penyedia bansos Covid-19.

“Dalam BAP 78 saudara mengatakan setelah menerima uang, menteri mengevaluasi penerimaan uang dan atas arahan menteri uang tersebut dibayarkan untuk beberapa keperluan, ini benar?” tanya jaksa penuntut umum (JPU) KPK Muhammad Nur Azis.

D For GAEKON