Terima 12 Tuntutan BEM SI, Moeldoko: Akan Kami Sampaikan Kepada Presiden Sebagai Evaluasi Dan Monitoring

0

Terima 12 Tuntutan BEM SI, Moeldoko: Akan Kami Sampaikan Kepada Presiden Sebagai Evaluasi Dan MonitoringGaekon.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan aksi demo di Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Kamis (21/10). Aksinya itu untuk mengkritisi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) TNI Moeldoko menerima dokumen kajian 7 tahun pemerintahan Presiden Jokowi dari aliansi BEM SI.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Moeldoko mengaku akan menyampaikan dokumen kajian yang berisi 12 tuntutan tersebut kepada Jokowi.

“Kajian kawan-kawan mahasiswa akan kami sampaikan kepada Bapak Presiden sebagai evaluasi dan monitoring kebijakan pemerintah ke depan,” ujar Moeldoko.

Moeldoko mengatakan bahwa pemerintahan Jokowi tidak anti kritik, dan selalu terbuka untuk berdialog. Moeldoko bahkan mengundang perwakilan mahasiswa berdialog di kantor KSP.

“Silakan kawan-kawan datang ke KSP. Pintu kantor saya selalu terbuka untuk kita berdialog,” kata Moeldoko.

Moeldoko mengungkapkan 12 tuntutan BEM SI kepada Jokowi. Mulai dari menuntut dan mendesak pemerintah untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang untuk membatalkan UU tentang Cipta Kerja, memperbaiki dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih relatif rendah.

Selanjutnya mengembangkan SDA dan SDM yang ada di dalam negeri tanpa menjadikan utang luar negeri sebagai salah satu sumber pembangunan negara.

Mahasiswa juga mendesak pemerintah memberikan afirmasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru berusia di atas 35 tahun dan masa mengabdi lebih dari 10 tahun untuk diprioritaskan kelulusannya serta mengangkat langsung guru honorer yang berusia di atas 50 tahun.

Eks Panglima TNI itu mengapresiasi aksi mahasiswa yang berjalan tertib. Moeldoko juga mengajak mahasiswa yang berdemo untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Kasus Covid-19 saat ini sudah melandai. Tetap patuhi prokes, jangan sampai kita mengalami kondisi darurat lagi. Semua akan susah,” kata Moeldoko.

D For GAEKON