Terjunkan Empat Tim Resmob, 40 Orang Itu Bantu Cari WN Rusia Buron Interpol

0

Terjunkan Empat Tim Resmob, 40 Orang Itu Bantu Cari WN Rusia Buron InterpolGaekon.com – Empat tim Reserse Mobil (Resmob) diterjunkan untuk membantu pencarian warga negara Rusia yang merupakan buron Interpol, Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Andrei Kovalenka merupakan buron karena sempat kabur dari kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali. Dua tim Resmob tersebut diterjunkan oleh Polda Bali dan Polresta Denpasar.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengatakan bahwa jajaran kepolisian di daerah secara khusus menerjunkan personel untuk mencari buronan itu.

“Untuk personil yang dilibatkan dari Resmob Polda Bali 2 team dan Resmob Polresta Denpasar 2 team berjumlah 40 [orang],” kata Rusdi.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai saat ini telah mengerahkan seluruh pegawai untuk mencari keberadaan yang bersangkutan bersama-sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja dan tim dari Kanwil Kemenkumham Bali.

Sebelumnya, diketahui Warga Negara Rusia yang masuk dalam Red Notice Interpol ini melarikan diri dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai pada Kamis (11/2) pukul 13.20 WITA.

Kovalenka melarikan dalam proses administrasi pemindahan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar. Ia melarikan diri usai dijenguk rekan wanitanya Ekaterina Trubkina yang juga warga Rusia.

Pria pemilik paspor bernomor 7536xx ini sebelumnya telah menjalani hukuman pidana di Lapas Kelas IIA Kerobokan akibat kasus narkoba.

“Dia ditangkap polisi pada Oktober 2019 karena menjadi pengedar narkoba hashish untuk para turis. Barang bukti 521,19 gram hashish,” jelas Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Parlindungan, Sabtu (13/2) malam.

Rusdi menerangkan bahwa hingga saat ini belum ada penerjunan personel dari tingkat Mabes Polri untuk membantu pencarian. Lantaran Mabes Polri masih memantau pergerakan dari proses pencarian buronan Interpol yang kabur di Indonesia tersebut.

“Mabes Polri tetap melakukan pemantauan,” ujar dia.

D For GAEKON